CUAN DARI KURIKULUM!

CUAN DARI KURIKULUM!

Rizal Pahlevi | Revolusi Design Thinking™
Training gravitasi adalah sebuah perangkat pembelajaran agar Indonesia bisa mengendalikan 30 ilmuwan Negara lebih untuk kemajuan di sektor POLEKSOSBUDTEK NEGARA seperti halnya yang dilakukan Amerika seratus tahun yang lalu melalu program VUCAS! CP.082110788002.

Polemik akan berakhir jika VUCAS di Negara tersebut dihancurkan melalui skema perombakan kurikulum sehingga tidak terjadi stagnasi teknologi dan inovasi di Negara tersebut!

Dengan demikian, rakyat Indonesia akan sibuk dengan kegiatan produksi dan berekspansi!

Oleh karena itu, perombakan kurikulum menjadi suatu keharusan agar bisa sinkron atau sesuai dengan mandat UUD!

Adapun di Indonesia, dalam UU No.20 tahun 2003 pasal 1 ayat (19), konstitusi menyatakan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Lebih lanjut pada pasal 36 ayat (3) disebutkan bahwa kurikulum disusun sesuai dengan jenjang dan jenis pendidikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan:

peningkatan iman dan takwa;

peningkatan akhlak mulia;

peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat peserta didik;

keragaman potensi daerah dan lingkungan;

tuntutan pembangunan daerah dan nasional;

tuntutan dunia kerja;

perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;

agama;

dinamika perkembangan global; dan

persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.


"Pada tanggal 15-18 Juni 1999, diadakan konferensi, Pemerintah China menyadari bahwa untuk bisa bertahan menghadapi globalisasi perlu menyiapkan generasi muda yang kreatif dan inovatif.Apalagi China menghadapi masalah pencemaran lingkungan yang semakin parah dan populasi penduduk yang terus bertambah.Pada bulan September 2001dikeluarkan kurikulum baru yang menitikberatkan pada inovasi dan kemampuan mengaplikasikan teori dalam kehidupan sehari-hari."

Semakin tinggi tingkatan inovasi bisnis suatu Bangsa dan Negara maka akan semakin banyak pendapatan Negara sehingga semakin makmur ekonomi bangsanya!

Berbicara tentang inovasi, hal yang paling penting adalah bagaimana mengubah keadaan buruk menjadi baik serta menambah nilai tambah bagi produk (inovasi tingkat ketiga).

Contoh yang satu ini datang dari pak Habibie yang dengan inovasinya dalam menerapkan rumus matematika untuk mengubah keadaan krisis ekonomi menjadi keadaan ekonomi yang lebih baik.

Wardiman yang saat BJ Habibie jadi Presiden tidak berada dalam pemerintahan, mengatakan pada suatu hari sengaja bertemu karibnya itu untuk diajak berdiskusi. 
“Pak Habibie orang yang sangat cerdas dan menguasai rumus-rumus matematika.Beliau menjelaskan kepada saya sambil mencorat-coret rumus-rumus matematika rumit untuk meredam gejolak kurs dan inflasi serta variabel ekonomi lainnya yang sedang bergejolak saat itu,” papar Wardiman saat dialog di stasiun tv, Kamis (12/9/2019).

Dengan inovasi teori zig zag karya Habibie ini, Negara mendapatkan surplus lebih dari pendapatan Negara sebesar 300 trilyun sehingga nilai rupiah menguat terhadap dolar.

Mari kita bandingkan!

China dengan industri game nya (elex tech.) meraup keuntungan bersih 200 trilyun rupiah dari game dengan konsep Bumi berbentuk kubus (game MOBA).

Sementara itu Eropa, dengan modal proyek sains CERN sebesar 600 milyar bisa meraup keuntungan bersih hingga 50 trilyun lebih (baca TRINOMICS).

Tentu hal di atas lebih menggiurkan dibanding pendapatan kotor Freeport sekitar 40 trilyunan!

"Jika menghitung kasar potensi pendapatan dengan pukul rata berdasar hasil kuartal I, maka dalam setahun pendapatan yang bisa diraup dengan mengeruk perut bumi Papua adalah sebanyak Rp 96 triliun."

Akan tetapi, lain hal jika Analis Kimia di Freeport berhasil mengeksploitasi Uranium di tanah Papua tersebut dengan rahasia Struktur Unsur Berkala di tahun 1920!


RAKYAT INDONESIA AKAN MEMILIKI BISNIS BERCUAN PULUHAN RIBU TRILIUN RUPIAH DENGAN MEMBERIKAN RASA TAKUT PADA 100 NEGARA LAINNYA VIA IPTEK YANG IMTAQ!

Anda jangan bermimpi bisa hidup langgeng dengan harta di zaman edan seperti ini, kecuali Anda saling bunuh sesama saudara! 

Karena itu langkah pertama hancurkan terlebih dahulu zaman edan di Indonesia dengan dua skema "fear factor" bagi 100 Negara lainnya! 

Skema pertama:

https://telegra.ph/CUAN-DARI-SAINS-09-03

Skema kedua:

https://telegra.ph/MARI-BANGKITKAN-PARIWISATA-INDONESIA-DENGAN-PROGRAM-PARIWISATA-MODERN-BERTAJUK-TOBA-SOCIETY-UNTUK-MENGHANCURKAN-MANTRA-SAINS-BER-07-30

Dengan implementasi dua skema di atas, dijamin Rakyat Indonesia hidup makmur tanpa harus mulut para ustadz berbusa! in syaa Allah!

Oleh karena itu, mari berbisnis IPTEK via Inovasi Tingkat Tinggi agar setiap UKM-Industri-BUMN bisa berekspansi dan langgeng sehingga bisa menyokong pembentukan kurikulum Negara yang lebih baik!

Info selengkapnya, konsultasi dan kemitraan bisnis inovasi tinggi agar usaha bisa berekspansi mendunia dan melintas abad (UKM/IKM-INDUSTRI-BUMN):

082110788002

Rizal Pahlevi | Program Inovasi Tingkat Tinggi PANCANOMICS™

Program Inovasi Terbaik dan Pertama di Dunia Yang Membantu UMKM Untuk Berekspansi Mendunia dan Melintas Abad via Inovasi Tingkat Tinggi berlandaskan IPTEK yang IMTAQ Dengan Formulasi Modifikasi Rumusan Fisika Nuklir Skema SCaD



Report Page