CUAN DARI SAINS!

CUAN DARI SAINS!

Rizal Pahlevi | Revolusi Design Thinking™
Mari bentuk "fear factor" tandingan sehingga sistem bisnis Indonesia menjadi lebih maju secara signifikan dan berjaya via program inovasi tingkat tinggi! CP.082110788002.

Sistem lautan bisnis sebuah Negara ibarat memiliki "choke point"!

Seperti yang telah diteliti dan dimanfaatkan oleh peneliti yang mendukung upaya kolonialisme Inggris Raya!

Metode ini dimanfaatkan USA untuk menggenjot cuan berkelanjutan lebih dari 70.000 trilyun rupiah!

Bisakah Indonesia mengimplementasikan hal tersebut?


BISNIS ADALAH MEMBUAT TAKUT NEGARA LAIN!

Skema pertama:

"Sebuah buku dari seorang whistleblower nuklir memiliki klaim yang mencengangkan yakni Angkatan Udara Amerika pernah memiliki rencana untuk menghentikan rotasi bumi dengan seribu roket dengan tujuan agar rudal nuklir Soviet salah sasaran.

Rencana pertahanan rudal yang disebut sebagai Wile E. Coyote ini memang gila meski secara teori bisa dilakukan.

Klaim itu disampaikan Daniel Ellsberg yang bekerja untuk RAND dari 1960 hingga 1970 dan mengatakan dia melihat rencana itu sebelum dia meninggalkan perusahaan tersebut. Pada dasarnya cara ini dilakukan dengan menggunakan 1.000 mesin roket diletakkan secara horizontal di permukaan bumi yang akan ditembakkan ketika rudal sedang terbang menuju Amerika."

|By AZ, 22/01/2019|


Ketika kabar ini terdengar di sebagian antero jagad Alam Semesta Kubus dalam tempo 160 kuartal berikutnya PDB Amerika mengalami peningkatan kenaikan yang sangat tajam (eksponensial) senilai 70.000 trilyun (jika dirupiahkan).

Hal ini berarti tiap tahunnya terdapat surplus GDP sebesar 350 trilyun dalam arti selama itu setiap tahun Amerika mengerahkan 20 ilmuwan setara BJ. Habibie yang mengimplementasikan inovasi tingkat tingginya di Amerika!

Oleh karena itu, hanya dengan Inovasi Tingkat Tinggi dalam militer ("fear factor") sebuah inovasi segala jenis produk bangsa akan memiliki keberlanjutan bagi perusahaan bahkan sebuah Negara!

Skema kedua:

"Dikutip dari The Diplomat, Minggu (15/9), ketika industri teknologi militer China telah berkembang pesat, Rusia tidak banyak berupaya untuk berinovasi dalam industri teknologi militernya."

Sehingga dengan seluruh proyek inovasi tingkat tingginya terutama bidang militer, PDB China dapat melesat naik secara signifikan di atas 5% dengan surplus keuntungan bersih penghasilan bangsanya sebesar 14.000 trilyun jika dirupiahkan.

Peluang bagi Indonesia dari dua skema di atas?

UKM INDONESIA harus memulainya dengan mengikuti program inovasi tingkat tinggi sehingga kedepannya mayoritas akan bertransformasi dari bisnis makanan dan pakaian menjadi sebuah bisnis teknologi.

Mengapa harus demikian?!

Agar setiap produk UKM bisa berekspansi mendunia dan melintas abad dengan cara yang mudah dan halal.

Rakyat Indonesia!

EROPA dan CHINA telah meraup keuntungan yang sangat besar secara reaksi berantai dari proyek sains mereka.

Itu karena dengan proyek sains, maka produk apapun yang ditelurkan sebuah Negara akan menghasilkan "create knowledge" yang berharga mahal bagi bangsa lain yang menikmatinya.

Contohnya proyek LHC menghasilkan keuntungan bersih 50 trilyun lebih belum ditambah efek keuntungan berantai yang ditimbulkannya pada produk Eropa lainnya sehingga menghasilkan nilai tambah yang sangat besar.

Bandingkan dengan tarif choke point Terusan Panama yang berprofit kurang dari 40 trilyun rupiah!

Lalu adakah peluang proyek sains untuk produk UKM INDONESIA khususnya agar bisa bernilai tinggi di mata dunia?

Tentu saja ada!

Berikut ini proyek yg kami tawarkan:

Proposal Excellent Project in Astrophysics!

Finding G-WAVE better than Einstein Telescope!

●Bagi yang memiliki tempat kosong area JABODETABEK, sekiranya bersedia mendermakan menjadi lab. Untuk proyek ini sekaligus membuka bisnis les kursus pelajaran dan IT.

●Rencana tahap awal kita akan memanfaatkan teknologi sensor gravitasi pada smartphone kemudian dikembanginovasikan seperti Harvard Tower Experiment.

Proposal selengkapnya:

https://kbmapp.com/book/detail/ffba290e-43ae-129d-574a-64305fbca292?af=70363699-54db-8861-48d2-0682bc320e22



Report Page