sastra

sastra

Alvynoir

Part 1-pipimu memerah

Hari lalu, aku mengucapkan “I love you” kepadanya. Saat itu, ia bersemu. Lalu, aku berkata kepadanya, “Cantik, pipimu merah jambu.”


Ah, saat itu ia tersenyum malu.


Jika dunia mempunyai ribuan lukisan, maka kamu adalah salah satunya; sebuah lukisan yang mampu menghidupkan segalanya tanpa harus memberi warna.


— Al, salam kenal



Part 2-kamu cantik hari ini

Bukan karena dandanannya yang sempurna,

atau caranya berpakaian yang begitu luar biasa.


Namun, ada sesuatu yang berbeda hari ini;

sesuatu yang sulit kunamai dengan tepat.


Mungkin dari cara matanya berbinar,

mungkin dari senyum yang jatuh tanpa ia sadari,

atau mungkin dari caranya hadir

yang hari ini terasa lebih ringan dari biasanya.


Dan aku hanya ingin ia tahu,

bahwa kecantikan yang paling membekas

bukanlah yang terlihat di cermin.


Melainkan yang terpancar dari dalam;

dari hati yang tak perlu berpura-pura,

dari jiwa yang tak sibuk menjadi orang lain,

dan dari seseorang

yang sedang baik-baik saja dengan dirinya sendiri.

— Al, salam kenal



Report Page