@sRekap
hanruno"rhett elah stop ps-an napa, uno aja uno," naykilla berusaha membujuk temannya satu itu.
"mana mau rhett mah, sujud dulu lu di kakinya baru dia mau melepaskan ps itu," canda salah satu orang di sana.
naykilla mendecak, "yaelaaah. masalahnya kalo ps gua mulu jadi bulan-bulanan."
rhett tertawa puas, "emang gitu tujuan gua."
"tuhkan!" serunya seraya menonjok perut rhett pelan.
"ah, kan, main fisik," sahut rhett. naykilla hanya meng-huuu-kan ucapannya.
"jam 12 nih nay, cabut yuk," ajak rhett. naykilla menolak, "nanggung ah, dikit lagi beres ini."
"nagih juga kan lo ps, aaahelah," ejek rhett, kakinya menendang punggung naykilla. gadis itu menjawabnya dengan tertawa.
"rhett, mau pesen mie ya? tolong dong," rhett menaikkan salah satu alisnya. "apaan?"
"hehehe, titip mie, kayak biasa."
rhett terkekeh, "salah satu kebiasaan lo yang membebani gua."
"emang yang lain apa?"
"sering nebeng."
"yee, mumpung searah juga."
"tetep aja ngabisin bensin."
"eh inget gak waktu itu lu gak tebengin gua ke sini, taunya ban motor lu bocor. itu artinya motor lu aja butuh gua."
"bubar lah, ada orang narsis."
"udah elaaah nitip mie!"
"males ladenin orang cerewet."
naykilla berbalik sejenak, mencubit pinggang rhett.
"EH IYA IYA AMPUN."