Pertanyaan simpel terkait program bot telegram.
Netzku Info1. Kak, id channel itu apa?
Id channel adalah id kode id angka yang mewakili channel telegram, biasanya di awali -100 untuk akun bot. Begitu juga id akun, tapi id akun tidak di wakili oleh -100. Semua id itu adalah angka, id unik sebuah akun. Gunakan tools @NetzkuBot untuk mendapatkanya,
2. Bot tokoshop kenapa malah order produk kosong?
Setiap bot di beri waktu 5 menit untuk menyelesaikan pesanan, dan nggak boleh klik tombol apapun selama fase membayar. Kalau lebih dari 5 menit, produk yang di checkout keburu di beli orang lain, metode pembayaran langsung nggak ada mekanisme refund otomatis nya. Kalau produk udah sold out, buyer baru bayar ya gak bisa hilang produknya. Lalu kalau klik tombol lain? State keranjang hilang, produk gak bisa di beli.
3. Min PG apa yang di pakai skrg?
Orderkut udah mati, jangan lagi di tanya. Kita udah pernah pakai metode lama yaitu hit scraper api internal mereka, tapi selalu di tambal jadinya muncul notice update aplikasi anda. Sekarang di alihkan ke Qiospay, Pakasir, Traktirin, dan Manual Deposit. Bisa pakai semuanya dalam satu bot tokoshop.
4. Min kenapa produk tagihan belum ada?
Supliernya belum banyak produk, pada digiflazz hanya satu seller yang jualan produk tagihan yaitu Zarah Cell. Kalau di okeconnect, banyak produk tagihan tapi pakai mekanisme Regex, setiap produk tagihan regex nya beda-beda. Takut salah nantinya, makanya belum di tambah hanya pengecekan aja, gak tahu tentang regex? cek di google.
5. Min ada orang yang nyepam botku.
Banned aja, di bot ada perintah internal untuk membanned user. Jika dibanned ribuan pesan yang di kirim oleh akun ini akan di exclude di abaikan.
7. Min kok gak bisa request fitur lagi?
Nambah fitur butuh waktu lama, dan butuh tanggung jawab. Sering kali fitur yang di request kabanyakan untuk kepentingan pribadi, sementara di netzku di rancang untuk semua orang. Satu fitur untuk semua, masalahnya kalau pemilik bot lain tanya gimana cara pakainya gak ada orang yang jelasin, ngajarin, dan pandu. Jadinya ribet juga...
8. Min kok gak respon di chat?
Ada kerjaan lain yang harus di kerjakan, gak selalu on time buat jawab chat. Hanya pertanyaan mudah-mudah aja yang di jawab, pertanyaan kompleks dan butuh pengecekan lanjutan harus di komplain via tiket. Kdang waktu nya gak cocok, kalau kamu tanya a.. saya sedang kerja b dan sedang gak siap gimana mau membuka project side a untuk mencari jawaban? Screeen saya fokus di satu project aja.
9. Apa beda bot drama v1 dan v2
Bedanya pada fitur, dan layanan yang di tawarkan. V1 menawarkan fitur yang stabil jangka panjang tanpa di sentuh2 dan dukungan penuh terhadap 2 platform pihak ketiga, semeentara v2 selalu mengadakan fitur baru, mengganti sesuatu dan lainya. Sengaja gw pisahin karena gw pengen bebas buat edit2 fiturnya, sementara pengguna lama bot ini gak mau di ganggu2 fiturnya jadinya di bikin 2 jenis.
10. Min apakah aktif buat bot custom?
Saat ini mau rehat dulu dari hingar bingar masalah kepentingan orang pribadi. Sering kali mereka minta banyak, tapi saya gak bisa minta harga lebih tinggi. Maksudnya gini, mereka gak ada effort cuma ngasih contoh bot orang tanpa ngasi ide jalan nya gimana? integrasi platform apa saja? nggak ngasih begituan, semua riset, planing, dan prototyping, development ada di dev dan mau terima jadi. Itu masalahnya, habis banyak waktu apalagi mempelajari layanan pihak ketiga. Kadang pihak ketiga juga ada yang seperti asu, app nya banyak error dan low dokumentasi.
11. Kenapa harus menggunakan netzku min?
Kita sama-sama punya kepentingan, saya punya kepentingan memanajemen user kamu punya kepentingan memanajemen bot. Netzku menyatukan itu semua dalam satu dashboard, jadi waktu buat mengerjakan suatu program jadi lebih cepat, lebih mudah, lebih murah. Saya gak perlu buat wrapper terus menerus, kamu gak perlu setup domain, setup hosting intinya tinggal pakai buka web selesai.
12. Min kenapa tidak jual source code?
Saya menemukan code dengan susah payah, siang malam mikirin logic program, cari seutas code di github, di code canyon, tanya ai dan lain sebagainya. Kalau kode nya di jual, otomatis orang lain bakalan jual ulang. Dan saya kehilangan potensi pendapatan dari code yang udah di desain dgn matang tersebut, rata-rata semua codebase yang aku buat konsisten sejak 2021. Berawal dari membuat wrapper untuk bot telegram, dan gak bisa di jual. Kalau ada orderan custom pasti desain di buat beda dgn yang saya buat, lebih umum.
Jualan source code kadang susah, ada yang gak bisa setting, server nya gak kompatible, terdapat bug dan source code yang beredar harus di update tapi pemilik / pembeli mungkin gak akan bisa di hubungi. Dengan menyipan dan menjalankan kode asli, saya masih punya kontrol terhadap proejct yang di uat sendiri. Bisa melakukan patch update, mengelolah, dan menjalankan.
Dulu sih pernah jualan source code, tapi gak banyak jejak digitalnya. Perasaan yang beli rame dah, setiap hari ada yang order tapi gak nampak batang hidung pengguna project bot terkait.