chapt 3

chapt 3

@daffadotcom


sekarang udah mulai masuk musim hujan, cuacanya nggak nentu, kadang terang, kadang mendung. nggak jelas, kayak hubungan siapa coba??? HAHAHAHAHA. yg pasti mah bukan hubungannya excel sama aurora lah ya.


faktanya, pagi hari ini langit terlihat murung, nggak ada secercah cahaya matahari yg menyelinap masuk menerangi lapangan sekolah. yg terlihat cuman awan mendung, abu-abu, sangat membawa kesan suram.


" ra " —andrea

" hah?? " —aurora

" tau gak? " —andrea

" apaan coba? " —aurora

" jamkos nih " —andrea

" ya kalo itu mah gue juga tau goblok " —aurora


posisinya, mereka berdua sekarang emang lagi duduk berdua dibangku athaya dan excel. excel? sibuk bermain entah apa aurora juga tidak terlalu peduli, kalo kata aurora sih, kodam monyet nya lagi keluar.


bel masuk udah bunyi 15 menit yg lalu, bu laela nggak kunjung juga datang yg menandakan jamkos alias kesukaan para murid-murid indonesia. "yg nggak suka jamkos ayo tawuran sama gue." -aurora


" ra " —andrea

" palagi bangsat " —aurora

" serius kali ini " —andrea

" ya apaaaa? " —aurora

" cabut yu " —andrea

" kemana? " —aurora

" ruang musik " —andrea

" gas deh " —aurora


dua orang cewe (yg satu berkedok cowo) itu pun langsung keluar, gapake salam atau bilang ke siapa'. mana keliatan buru' banget yg pastinya narik asistensi beberapa anak kelas 8f yg lagi jamkos itu. salah satunya excel sama ezra. duo cowo yg tadinya sibuk main kartu uno hasil minjem (malak) kelas sebelah itu langsung saling natap, seolah udah paham, excel langsung ngeluarin hp dia, dan ngechat si aurora. pacarnya. (acie pacar ga tuh)



" apasih, lucu banget excel. ini mah fix lo yg dom " —andrea

" bangsat lo, ngintipan, pacar gue jelas lucu. soal dom siapa, we'll see soon aja deh ndre. " —aurora

selepas itu, aurora jelas ketawa lepas. ketawa banget, excel emang lucu banget kalo sama aurora. semenjak kejadian dikantin waktu itu, sebulan yg lalu kayaknya. excel jadi makin clingy. entah tiba' nyender di aurora, minta peluk, berkali' bilang "i love you". haish. hal itu awalnya bikin aurora kaget, karna nggak terbiasa. tapi lama kelamaan juga akhirnya terbiasa sih.

" pacar lo tuh ra " —andrea

kata andrea sambil mandang ke arah pintu ruang musik yg emang terbuka, dan jelas membuat asistensi aurora ikut melihat ke arah pintu yg terbuka itu. iya bener, excel.

" posisi nih? " —ezra

" iye cepet " —andrea

excel langsung ambil tempat di drum, ezra langsung menyiapkan bass nya. enak ya, mereka udah tau passion mereka sendiri'. dan sekarang jadilah, aurora gitar listrik, ezra bass, excel drum, andrea vocal. udah mirip band belum??. lah iya juga, kenapa aurora ga kepikiran ngebuat band kecil bareng bocah' ini dah??? seru pasti kan.

" lo pada pemanasan aja dulu, lenturin tuh jari sama tangan. ntar kesleo ribet, gaada yg berpengalaman jadi dokter diantara kita. " —aurora

" enjjeh kanjeng " —ezra & excel

" terus gua ngapain? " —andrea

" praktek sholat jenazah " —aurora

" hah?? sekarang banget ra? " —andrea

" iya " —aurora

" yg jadi jenazah siapa? " —andrea

" lo " —aurora

" bangsat " —andrea

" HAHAHAHAHA " —aurora

setelah beberapa kali basa basi dan membahas sesuatu yg 'sebenernya' sangat nggak bermutu, mereka memutuskan untuk memainkan 1 lagu. still into you by paramore, dan saat mereka memainkan lagu itu, mereka lumayan menarik atensi murid yg berada dikelas yg terletak disebelah ruang musik, di pertengahan lagu, aurora nggak sengaja ngintip ke arah jendela ruang musik, dan ya, disana terlihat ada beberapa kakak kelas yg nonton mereka berempat, ada juga beberapa yg merekam mereka, entah untuk apa?

lagu itu terus berlanjut, hingga sampai di akhir lagu, mereka baru sadar bahwa dari luar sangat ramai orang yg bertepuk tangan untuk mereka. ezra, excel, aurora, dan andrea saling bertatapan. seolah paham satu sama lain, lagu selanjutnya pun dimuali dengan aurora yg pertama mengeluarkan satu irama dari gitarnya. do i wanna know by arctic monkeys. lagu ini lumayan banyak dikenal oleh anak remaja jaman sekarang. katanya sih lagu ganteng (?)

ruang musik emang nggak terlalu kedap suara, dari luar suara alat musik nya masih bisa terdengar samar'. dari luar, kerumunan yg nonton mereka makin rame, kayak nya nggak cuman kakel kali ini, ada beberapa adik kelas mereka juga yg ikut' an lihat. aurora nggak habis pikir, tapi kalau di pikir' lagi, kalau bisa gini, kayaknya beneran not bad juga ngebuat band kecil' an berempat kan ya???

sampai lagu do i wanna know berakhir, sama seperti lagu pertama tadi, banyak yg bertepuk tangan untuk mereka. bedanya. yg ini lebih ramai.

" woi anjirnkita keren amat " —andrea

" mayan pansos " —ezra

" kak alin tadi harusnya lihat lo sih zra " —excel

" nah, kan kelasnya pas banget disebelah tuh " —andrea

" gua tadi lihat dia awal', terus lagu kedua udah ga keliatan. kayaknya si udah pegel berdiri desek' an wkwkwk " —ezra

" we better make our band guys " —aurora

" i think its gonna be not bad too?? " —excel

" aggree, ayo' ajalah " —andrea

" hah? kalian ngomong opo se? " —ezra

selang beberapa detik setelah itu. ada pak irhas, tiba' membubarkan anak' yg menonton mereka. pak irhas lalu masuk ke ruang musik, menghampiri mereka berempat, tanpa salam, tanpa basa basi, mengambil satu kursi untuknya duduk. dan ...

" jadi, kalian ngeband? " —pak irhas

" enggak pak " —ezra

" belum pak " —excel

" otewe sih pak " —andrea

" masih mikir lagi deh pak " —aurora

pak irhas menghela nafas, heran sama jawaban mereka yg beda'. pak irhas juga tau, kalau mereka berempat ini sering masuk buku pelanggaran. ezra yg suka ngerusak fasilitas sekolah, excel dan aurora yg sering telat, andrea yg susah ngontrol emosi dia dan berakhir dengan main fisik.

" yg bener, ngeband atau tidak? " —pak irhas

" iya pak " —aurora & andrea

" enggak pak " —ezra & excel

dan untuk sekali lagi, pak irhas menghela nafas heran. sementara mereka berempat malah cengengas cengenges gajelas, entah apa yg harus diketawain. tapi ketawa aja.

" saran saya, mending kalian ngebuat band kecil' an. lumayan juga untuk meramaikan sekolah jika ada acara', dan tentunya kalian akan mendapat uang, walaupun nggak seberapa besar. mungkin cukup untuk masing' dari kalian makan seporsi nasi padang. " —pak irhas

" eee, iya pak nanti kita pikirin lagi " —andrea

" kalau sudah fiks nanti kabari saya, jangan lupa nama band kalian juga sebutkan. oke? " —pak irhas

" siap pak " —ezra

ini sedikit nggak sopan, excel, aurora, dan andrea cuman ngangguk doang dan nggak jawab pak irhas. tapi yasudahlah, mereka sudah lelah. ditambahin lelah lagi.

" kalau begitu saya izin keluar " —pak irhas

" iyaa paakk " —ezra, excel, aurora & andrea

" kalian lanjut saja tidak apa " —pak irhas

" makasi paakk " —ezra, excel, aurora & andrea

selang beberapa menit setelah kepergian pak irhas, ezra memutuskan untuk membeli es teh dikantin karna haus, karna gamau jadi nyamuk, andrea nyusul ezra aje tuh. sisa lah aurora dan excel berdua diruang musik.

aurora lagi sibuk ngestem gitar listrik nya, dan sedang mencoba' beberapa nada sambil memikirkan, ini beneran dia harus ngeband kayaknya. terus tiba' excel berdiri dari tempat duduknya, nyamperin aurora yg masih sibuk sama gitar sekolah.

" farrr " —excel sambil nepuk' bahu aurora

" kenapaa? " —aurora nggak noleh, masi sibuk ngestem

" ish " —excel

biarin, aurora sengaja nyuekin excel emang. gaada alasan tertentu, excel kalo lagi marah lucu aja, kayak anak kecil, kan gemes, aurora suka liatnya. HAHAHA. excel pun duduk disebelah kiri aurora, dia cuma diem sambil ngeliatin aurora yg tentu saja masih sibuk dengan gitar itu.

" gitar aja terus yg kamu perhatiin " —excel

" iyaudah ini udah selesai " —aurora akhirnya gitarnya ditaro

" kenapaa?? " —aurora noleh dan natep excel

" mauu pelukk farrr " —excel sambil ngepout gitu, lucu deh.

" ututu, lo bayi apa smp si?? " —aurora

akhirnya mereka pun berpelukan macam teletabis etdah buset. lumayan lama, nggak ada yg ngebuka perbincangan diantara mereka, yg ada cuman masing' dari mereka ngerasin detak jantung satu sama lain. menit demi menit berlalu, mereka masih dalam posisi yg sama. nggak berubah sedikit pun.

tiba' aurora denger suara gemericik air hujan, dan reflek sedikit menjauhkan badannya dari pelukan tersebut.

" denger nggak?? " —aurora

" iya denger " —excel

tanpa babibubebo, aurora langsung lari kearah pintu ruang musik, keluar, dan benar. sedang turun hujan, ini juga sudah masuk jam pulang. jadi sekolah lumayan sepi karna guru' juga sudah pada pulang kerumah masing'.

aurora noleh ke excel, mata mereka saling bertatapan, dan aurora menyeringai, HAHAHA. excel tau tatapan itu, tatapan yg menginginkan sesuatu, dan excel tau. apalagi?? bermain hujan hujanan tentunya.



THE END


Report Page