chapt 2

chapt 2

@daffadotcom


in another day


" selamat pagi, gimana kabar kalian? " —pak adi

banyak anak yg menjawab baik, tak sedikit pula yg menjawab sakit?? mungkin hanya bercanda?? atau beneran? entah, aurora ga begitu peduli.


" hari ini, bapak akan mengatur ulang tempat duduk kalian. siapa dengan siapa, bapak sendiri yg akan menentukan. siap? " —pak adi

" SIAP PAKK " —sekelas

" sebelum bapak menyebutkan siapa dengan siapa, ada pertanyaan? " —pak adi

" pak, cowo sama cowo apa cewe cowo pak? " —tepani

" cewe dan cowo " —pak adi


sorak sorai khawatir langsung terdengar ricuh dikelas. sejujurnya, aurora tak masalah dengan siapapun. asal tidak dengan ibra dan derren, kalau aurora duduk bersama salah satu dari mereka. sudahlah, kedepannya hari' aurora dapat dipastikan nggak akan tenang. aurora malah berharap dia duduk bersama excel, biar bisa ngebucin juga dikelas.


" sudah jangan ramai, bapak sebutkan sekarang. dengarkan baik-baik. " —pak adi


seperti yg aurora harapkan, dia sebangku dengan excel. deret paling pojok kiri bagian paling belakang, kasian excel ga keliatan tulisan di papan wkwkwk. untung saja mata aurora masi normal. excel duduk sebelah kanan dinding, sebelah kanan excel athaya, bangku sebelah kanan athaya adalah ezra dan andrea.


ibra dan derren? seribu satu mampus untuk mereka karna duduk dibangku paling depan, mereka tidak sebangku. tapi tetap saja, mampus di deretan depan. ramai sedikit akan kena sentak oleh guru.


yg lain sesuai apa yg lo bayangin aja


setelah acara 'ubah teman sebangku', pak adi seperti biasa mengajar dan memberikan materi seperti guru pada umumnya. habis ngasi materi, pak adi ngasi soal ke murid'nya, nggak sebegitu banyak sih, nggak susah juga bagi aurora. nah, its gonna be easy.


at first everything seems normal, nothing happend. tapi ga berselang lama, aurora ga sengaja noleh ke hpnya excel yg ada ditengah' meja dia sama excel. hp nya nyala karna ada notif, and thats the fuckin notification. habis liat notif itu aurora langsung bad mood. karna tugas dia udah selesai, dia kumpulin ke pak adi terus balik ke tempat duduknya. langsung make headset, gapeduli sama orang disebelah kirinya yg keliatan agak heran sama tingkah dia. udah dia beneran males sama orang disebelah kirinya itu.


aurora noleh ke arah andrea, oh, sama' lagi main hape. akhirnya aurora mutusin buat ngechat andrea dan cerita.



udah habis bad mood tingkat dewa, aurora langsung gas aja cabut sendirian izin ke guru mau ke toilet padahal bablas ke kantin. pas nutup pintu mana ga nyantai, pake agak dibanting. excel sadar itu, terus dia liat ke arah hp nya, ada notif dari andrea.



excel udah gapeduli lagi sama tugasnya yg masi berada ditahap revisi, dia langsung cabut izin ke ruang guru karna ada panggilan ketua kelas (alesan aje ini). excel langsung cabut ke kantin, dan bener, ada aurora sendirian disana.


aurora dari tadi tidur dengan tenang, lehernya nyender di senderan kursi yg otomatis bikin kepalanya ngedangak. kedua tangan nya dia lipet didepan dada sambil pake headset. tiba' ada orang dengan ga sopannya ga salam gapake apa jadiin paha kanan aurora sebagai bantal.


oh. excel. aurora langsung matiin lagu yg dia puter di hp nya, jaga' kalau tiba' excel ngomong. biar ga budeg.


demi tuhan, dengan posisi yg begini aurora rasanya pengen ngelus' rambut excel aja, tapi dia tahan. habis gimana ya, dia masi kesel perihal notif tadi. mereka masi dalam posisi yg sama selama 15 menit sampe akhirnya excel yg pertama ngebuka pembicaraan.


" still mad at me? " —excel

" huum " —aurora

" what should i do to make u not mad at me? " —excel

" i don't know " —aurora


excel bangun dari tidurnya, duduk disebelah kanan aurora, ngehadap aurora. mata mereka bertemu, saling natap satu sama lain. tangan excel bergerak buat nyari telapak tangan aurora. udah gitu ketemu, dia langsung elus pelan punggung telapak tangan aurora dan digenggam.


" ra, look at me " —excel

" yea?? " —aurora

" i don't have any feelings for her okay? in my mind, everytime, every second n minute in everyday, there's only u, ra. not anyone else. u shouldn't take a jealous of her, okay?? im so sorry if i make u mad because she still texted with me. i swear to god, kalau bukan karna izin gamasuk aku gabakal jawab pesan dia. u can checked my phone if u want. im so sorry, ra. i didn't meant to hurt u. " —excel


buset, aurora langsung kicep. ini baru pertama kalinya excel begini sama dia, ngetreat aurora se perfect dan selembut mungkin. udah deh, kalah si aurora mah. langsung meleleh, keselnya langsung ilang 100%.


" ra, can i hug u??? please?? " —excel

" sure, u can. " —aurora

they hugged then, its sooo cutee. i want to be like this to :(

" thank you, ra. im so sorry again .. " —excel

" no need to be sorry. hey, did u cry?? " —aurora

" uhum " —excel sambil ngangguk' gitu tapi muka excel sembunyi di bahu nya aurora because they're still hugged

" haha, baby boy~~ " —aurora n then aurora nge44 si excel


THE END


Report Page