@Uchiaha
hanrunonaykilla menelepon temannya untuk mengadu perihal tetangganya itu.
"ah, udah tua, keras kepala!" seru naykilla kesal, lupa kalau kamarnya tidak kedap suara.
tak lama, ada suara ketukan terdengar.
"iyaa, sebentar."
naykilla terkesiap, ternyata tetangganya yang pemarahan itu— pak anashe namanya, tapi karena naykilla telanjur kesal, dia panggil saja pak anas. biar kayak di adit sopo jarwo, orangnya juga suka teriak-teriak, kok.
"heh! lu pikir gua gak denger omongan lu di telpon apaan? sopan ya ngomongin orang tua di belakang!"
"eh, iya maaf pak," perempuan itu sibuk meminta maaf, walaupun setengah hati sih. daripada supaya dimaafin, lebih ke biar cepet diem aja.
"ah, kamu ini, ganggu saya main game aja."
naykilla mengernyit, usia 50-an main game apa?
"bapak main apa, pak?"
"genshin impact. males banget mau lanjutin quest-nya, bosen."
IN HIS 50S?!
"pak."
"apa?!"
"gimana kalau kita bikin perjanjian?"
"kalo harus pakek dukun saya ndak mau."
"NGAWUR. denger dulu, pak!"
"ya, ya, apa?"
"saya kerjain quest bapak, tapi bapak jangan nyetel lagu rock pake speaker. gimana?"
pak anas terlihat berpikir sebentar.
"oke, deal."
"MANTEP."