Tak Salah kan?
JakaHujan yang saat itu hadir tanpa diduga.
Saat itu pula pertemuan kita ikut hadir tanpa diduga.
Entah apa yang membuatku mulai memperhatikanmu, mulai mengkhawatirkanmu, bahkan mulai tak sabar menunggu pagi untuk bertemu denganmu.
Semua itu tak butuh alasan kan?
Sebab menyukaimu bukanlah sebuah alasan.
Kini hujan telah pergi.
Tak apa..
Semoga kau juga tak ikut pergi bersama hujan.
Tetaplah disini, jangan beranjak kemanapun.
Tentang rasa yang tumbuh dibalik kisah hujan,
Tak salah kan?
Tentang rindu yang merekah dibalik kelanjutan kisah,
Tak salah kan?
Tentang kamu yang menjadi tokoh utama,
Tak salah kan?
Tentang hatimu, aku memang tak tau apa-apa.
Bahkan tak tau sama sekali.
Ragu? Tentu ada.
Takut? Pastinya.
Jelas saja aku ragu pada hatimu terhadapku.
Dan jelas saja aku takut jika semua ini hanya aku yang merasakan.
Tapi lagi-lagi aku tak peduli.
Biar saja rasa ini menjadi urusanku.
Kamu..
Tetap disana saja.
Tetap menjadi nama yang selalu kusebut dalam setiap larik-larik doaku.
Dan tetap menjadi tema dalam setiap bait-bait sajakku.
