SIAPA BERHALA ITU?

SIAPA BERHALA ITU?

AN MU'ASASAH

Ketika kata berhala terdengar oleh telinga, pandangan atau pikiran itu pasti tertuju kepada Patung, sosok yang di buat dari tanah dan semen yang dibentuk menjadi manusia, hewan atau hewan aneh bahkan manusia aneh yang tidak tahu bentuk rupanya.

Hal ini terjadi oleh para da'i da'i yang gagal faham yang belum berhak untuk berdakwah, yang hanya sekedar mengisi saja kajian dengan mengacu kepada buku-buku yang terjual di pasar loak. Tidak mengenal siapa penulisnya, dan siapa penerbitnya.

Hal ini pula terjadi karena Kaum muslimin kebanyakan sering melihat media pembodohan televisi, dimana orang-orang Syi'atul Majus yang berkolaborasi dengan Nasrani wal Yahud yang merilis film-film yang menurut mereka para Nabi (sedangkan kami disini memungkirinya karena tidak pernah para Nabi itu main film) itu. Dengan sosok Ibrahim nya dan patung patung, juga film Yusuf, Maryam, Muhammad, hingga yang fenomenal adalah Umar, yang mana menggambarkan sosok berhala itu patung. Ya memang terdapat peninggalan-peninggalannya, tetapi sesungguhnya bukan itu yang Allah maksud dan bukan itu pula yang orang-orang Musyrikin di jamannya itu maksud.

Kata Patung, kebanyakan kaum muslimin tahu duduk perkaranya berawal dari Nabi Ibrahim عليه السلام. Dimana Nabi Ibrahim عليه السلام menghancurkan berhala-berhala yang ada pada kuil, adapun sebagian kecil mengetahui bahwa hakikat berhala itu berasal dari sesembahan kaum Nuh.

Sebenarnya Allah pun telah merekam percakapan Ibrahim عليه السلام dalam Al Qur'an, Beliau عليه السلام menjelaskan berhala itu apa, perhatikanlah ayat ini :

بسم الله الرحمن الرحيم

وَٱتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ إِبْرَٰهِيمَ ۞ قَالُوا۟ نَعْبُدُ أَصْنَامًا فَنَظَلُّ لَهَا عَٰكِفِينَ ۞ قَالَ هَلْ يَسْمَعُونَكُمْ إِذْ تَدْعُونَ ۞ أَوْ يَنفَعُونَكُمْ أَوْ يَضُرُّونَ ۞ قَالُوا۟ بَلْ وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا كَذَٰلِكَ يَفْعَلُونَ ۞ قَالَ أَفَرَءَيْتُم مَّا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ ۞ أَنتُمْ وَءَابَآؤُكُمُ ٱلْأَقْدَمُونَ ۞ فَإِنَّهُمْ عَدُوٌّ لِّىٓ إِلَّا رَبَّ ٱلْعَٰلَمِينَ ۞ ٱلَّذِى خَلَقَنِى فَهُوَ يَهْدِينِ ۞ وَٱلَّذِى هُوَ يُطْعِمُنِى وَيَسْقِينِ ۞ وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ ۞ وَٱلَّذِى يُمِيتُنِى ثُمَّ يُحْيِينِ ۞ وَٱلَّذِىٓ أَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لِى خَطِيٓـَٔتِى يَوْمَ ٱلدِّينِ

Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim. Mereka menjawab, “Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya.” Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa (kepadanya)? Atau (dapatkah) mereka memberi manfaat atau mencelakakan kamu?” Mereka menjawab, “Tidak, tetapi kami dapati nenek moyang kami berbuat begitu.” Dia (Ibrahim) berkata, “Apakah kamu memperhatikan apa yang kamu sembah, kamu dan nenek moyang kamu yang terdahulu? Sesungguhnya mereka (apa yang kamu sembah) itu musuhku, lain halnya Tuhan seluruh alam, (yaitu) Yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku, dan Yang memberi makan dan minum kepadaku; dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku, dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali), dan Yang sangat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari Kiamat.” (Asy Syu'ara 69-82)

Maka dari itu Allah Azza wa Jall berfirman

إِن يَدْعُونَ مِن دُونِهِۦٓ إِلَّآ إِنَٰثًا وَإِن يَدْعُونَ إِلَّا شَيْطَٰنًا مَّرِيدًا

Yang mereka sembah selain Allah itu tidak lain hanyalah inasan (berhala), dan mereka tidak lain hanyalah menyembah setan yang durhaka" (An Nisa 117)

Kesimpulan ayat :

  • Dalam surat An Nisa ayat 117 Allah menjelaskan bahwa berhala (Inasan) itu adalah patung. Maksud ayat nya pun jelas tak perlu di bahas. Yakni yang disembah selain Allah itu Patung, apapun itu bentuknya. Entah Andad, Aliha, Arbab dan Thaghut.
  • Nabiyullāh Ibrahim عليه السلام menjelaskan berhala itu : "Apakah mereka mendengarmu ketika kamu berdoa (kepadanya)?" Itulah berhala. Karena itu Allah Azza wa Jall berfirman : "Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada Ku" (Al Baqarah 186)
  • "(dapatkah) mereka memberi manfaat atau mencelakakan kamu?”. Itulah berhala. Karena itu Allah Azza wa Jall berfirman : "Betapa banyak negeri yang telah Kami binasakan, siksaan Kami datang (menimpa penduduk)nya pada malam hari, atau pada saat mereka beristirahat pada siang hari" (Al Araf 4)
  • "(yaitu) Yang telah menciptakan aku,". Maksudnya Berhala itu tidak mampu menciptakan sesosok makhluk pun!. Karena itu Allah Azza wa Jall berfirman ; "Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa." (Al Baqarah 21)
  • Dia yang memberi petunjuk kepadaku". Maksudnya Berhala itu tidak mampu memberi petunjuk kepada manusia!. Karena itu Allah Azza wa Jall : "Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka tidak ada yang mampu memberi petunjuk. Allah membiarkannya terombang-ambing dalam kesesatan." (Al Araf 186)
  • Yang memberi makan dan minum kepadaku". Maksudnya Berhala itu tidak mampu memberi makanan karena dia pun diberi rezeki oleh Allah!. Padahal Allah Azza wa Jall : "Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada sekelompok yang jujur dan taat. Dan banyak di antara mereka sangat buruk apa yang mereka kerjakan." (Al Mā'idah 66)
  • apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku". Maksudnya Berhala itu tidak bisa menyembuhkan seorang makhluk pun! Karena itu Allah Azza wa Jall berfirman : "Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.” Maka Kami kabulkan (doa)nya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan jumlah mereka) sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Kami." (Al Anbiya 83-84)
  • Yang akan mematikan aku" dan "menghidupkan aku". Maksudnya Berhala itu tidak mampu membunuh dan menghidupkan seorang pun!. Karena itu Allah Azza wa Jall berfirman : "Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia mematikan kamu lalu Dia menghidupkan kamu kembali. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan".(Al Baqarah 28)
  • mengampuni kesalahanku". Maksudnya Berhala itu tidak mampu memberikannya maaf!. Karena itu Allah Azza wa Jall berfirman "Katakanlah (Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (Aali Imran 31)

Bila kita masih juga mendengar kajian-kajian yang bila sang da'i mengucapkan berhala tetapi tidak menjelaskan secara Haq siapa itu berhala, itu sama saja si da'i tersebut sedang mengolok-olok kita semuanya yang disamakan dengan jama'ah anak PAUD, ya karena pengenalan berhala itu patung yang terbuat dari bahan tanah liat yang dibentuk itu pelajaran anak PAUD, karena tidak mungkin seorang anak balita diajarkan siksa kubur karena belum saatnya.

Report Page