Puisi Patah Hati
ddandrn.comLambaian Lembayung
Oleh: DN_aksaradiksi
“Lambaian lembayung lalu mengisyaratkanku atas kehilanganmu
Melepas yang tak sebenarnya inginku lepas,
Mengikhlaskan yang sebenarnya aku tak benar-benar ikhlas.
Aku sempat mengaksarakan ragamu dalam bahagia,
Aku sempat menjadikanmu halusinasi perihal keindahan dunia,
Mengikat jiwamu pada sanubariku.
Lambaian lembayung lalu memberiku sebuah kabar—
Kabar yang sempat kuanggap sebagai kabar burung—
Adalah kabar di mana engkau tiba-tiba mundur.
Sampai titik ini aku masih mencari letak salahku,
Aku menelisik berlembar-lembar buku,
Namun tak pernah kutemukan sesuatu yang mencurangiku.
Aku dalam ruang pengap, mencari puing-puing salahku.
Di mana kesalahan itu?
Atau aku salah dalam mengaksarakan setiap gerakmu—
Sampai saat ini aku masih dalam tafakur.
Mencari titik-titik yang kau tinggalkan sebagai tanda tanya di kepalaku,
Perihal kemunduranmu kala itu.”*
Visit My blog: https://www.ddandrn.com/
Reffering Pages About Puisi : https://www.ddandrn.com/tafakur-puisi-liris-oleh-dn_aksaradiksi/