Pribahasa Dari Huruf L
Muhammad R UliadyKumpulan Pribahasa Dari Huruf L
Peribahasa : Lang menerap buaya
Arti : dikiaskan kepada seseorang pemuda yang merenggut bunga dari sanggul seorang gadis
Peribahasa : Langit akan disiagai, lebat akan disiar
Arti : Perihal melakukan pekerjaan yang sia-sia
Peribahasa : Lang pungguk lang berikan, tidur siang berjaga malam
Arti : Kiasan yang ditujukan kepada seorang pencuri , yang biasa melakukan kejahatannya pada malam hari untuk mencuri , sedangkan siang hari dipergunakan untuk tidur
Peribahasa : Lambat laga asalkan menang
Arti : Biar lambat, maksud tercapai dengan baik
Peribahasa : Lalat lebih mudah ditangkap dengan madu dari pada dengan cuka
Arti : Untuk menarik orang lain agar menaruh hormat kepada kita, hendaknya kita pun menghormati orang lain
Peribahasa : Landasan yang baik tidak takut kepada palu
Arti : Orang yang kuat pendiriannya tidak akan goyah oleh halangan apa pun
Peribahasa : Lecah di kaki
Arti : Dikiaskan kepada seseorang laki-laki di Minangkabau yang menikahi perempuan , kemudian hidup di rumah istrinya, tetapi tidak punya tanggung jawab dan hanya sebagai penumpang saja tetapi apabila ada yang tidak menyenangkan hatinya, ia akan meninggalkan istrinya
Peribahasa : Lalang yang terbakar, secerek menumpang mati
Arti : Orang-orang yang besar bersengketa , rakyat kecil juga yang menderita
Peribahasa : Laksana manau ,seribu kali embat haram tak patah
Arti : Perihal sesuatu uang sangat tangguh Peribahasa : Laut madu berpantaikan sakar
Arti : Seseorang rupawan yang selalu berkata manis dan lemah lembut
Peribahasa : Lepas putih, hitam dapat
Arti : Yang telah dimiliki lepas dari tangan, dan yang diharapkan ternyata tidak didapat
Peribahasa : Lebih baik bengkok dari pada patah
Arti : Lebih baik mempunyai sedikit saja dari pada tidak punya sama sekali
Peribahasa : Laksana lembu dogol tak boleh ditanduk hanya boleh disundul
Arti : Mengeluarkan seluruh kemampuan dalam perkelahian atau pertandingan
Peribahasa : Laksana lembu kasi
Arti : Perihal seseorang yang bertubuh besar dan gagah tetapi sangat penakut
Peribahasa : Laksana apung-apung di tengah laut, dipukul ombak hanyut ke tepi
Arti : Perihal kedudukan yang belum mantap
Peribahasa : Laksana laba-laba membuat sarang
Arti : Dikiaskan kepada orang yang mengerjakan pekerjaan yang sangat sulit, tetapi hasilnya tidak ada dan tidak menguntungkan
Peribahasa : Laksana garam dengan asam
Arti : Cocok sekali, seia-sekata
Peribahasa : Laksana apung-apung dipermainkan ombak
Arti : Nasib yang tidak berketentuan, seperti nasib anak yatim
Peribahasa : Lain gatal lain digaruk
Arti : Lain yang menjadi persoalan , lain pula yang dipecahkan
Peribahasa : Laki pulang kelaparan , dagang lalu ditanakkan
Arti : Perihal orang yang lebih suka mengurusi persoalan orang lain dari pada urusan sendiri
Peribahasa : Lain dulang lain kaki, lain orang lain hati
Arti : Setiap orang berlainan pikiran , perasaan dan keinginannya
Peribahasa : Lapuk -lapuk diganti , usang-usang dibaharui
Arti : Perihal sesuatu yang selalu dipakai dan dirawat
Peribahasa : Ladang yang berpunya
Arti : Perihal wanita yang sudah bersuami
Peribahasa : Ladang tak tahu akan majalnya
Arti : Perihal orang yang tidak tahu diri
Peribahasa : Ladang tajam sebelah
Arti : Perihal orang yang tidak perawan lagi
Peribahasa : Labu dikerobok tikus
Arti : Perihal anak dara yang tidak perawan lagi
Peribahasa : Laksana terung bertunang ikan kering
Arti : Perihal perjodohan yang sepadan
Peribahasa : Laba tertinggal harta lingkap
Arti : Modal sudah habis dan usah yang dilakukan tidak mendatangkan keuntungan sama sekali
Peribahasa : Laku seperti goreng pisang
Arti : Menyatakan betapa lakunya atau larisnya suatu barang yang sedang dijual
Peribahasa : Lebih baik bermamak ke tunggul dapat juga cendawan
Arti : Meminta pertolongan kepada kaum kerabat sendiri sebelum kepada orang lain
Peribahasa : Lapur ayam betina
Arti : Perihal seorang suami yang dikalahkan oleh istrinya nbaik dalam perundingan ataupun hal-hal lainnya
Peribahasa : Lapuk oleh kain sehelai
Arti : Hanya mempunyai satu pasangan hidup sampai akhir hayat
Peribahasa : Lain lauk lain nasi
Arti : Seseorang yang mendapat dua keuntungan dari satu pekerjaan yang telah ia kerjakan
Peribahasa : Lahirnya menolong, batinnya menggolong
Arti : Orang pandai yang kelihatannya bermaksud menolong, namun dalam hatinya da maksud yang tidak baik
Peribahasa : Lagi lauk lagi nasi
Arti : Seseorang yang mendapatkan dua pertolongan dalam satu pekerjaan
Peribahasa : Langkas buah papaya
Arti : Perihal suatu yang mustahil
Peribahasa : Langkah lalu, angan-angan bertumbuk
Arti : Baru hendak melakukan suatu pekerjaan, sudah mendapat hambatan atau rintangan
Peribahasa : Langit runtuh bumilah terban
Arti : Kehilangan tempat bergantung atau menumpangkan hidupnya
Peribahasa : Langit runtuh bumilah terban
Arti : Kehilangan tempat bergantung atau menumpangkan hidupnya
Peribahasa : Laba sama dibagi , rugi sama diterjuni
Arti : Sama-sama untung dan sama-sama rugi secara adil
Peribahasa : Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya
Arti : Lain negara/ daerah lain aturan dan adat istiadatnya