Pribahasa Dari Huruf D
Muhammad R UliadyKumpulan Pribahasa Dari Huruf D :
Peribahasa :
Dagangan berhambur yang dijual
Arti :
Menceritakan cerita orang lain
Peribahasa :
Dagu bagai lebah tergantung
Arti :
Kiasan terhadap bentuk dagu yang bagus
Peribahasa :
Dahi bagai bulan sehari
Arti :
Ungkapan untuk dahi yang bentuknya bagus
Peribahasa :
Dada manusia tidak dapat diselami
Arti :
Isi hati seseorang yang tidak dapat diduga
Peribahasa :
Dagang Cina (ungkapan)
Arti :
Berjual beli atau berniaga dengan sesama keluarga sendiri
Peribahasa :
Dagang telah tergadai ke Cina
Arti :
Sesuatu yang sudah dilepas sulit untuk dimiliki kembali
Peribahasa :
Dahi bagaikan kiliran taji
Arti :
Dahi yang licin dan mulus
Peribahasa :
Dahulu bajak daripada jawi
Arti :
Perihal pekerjaan yang terbalik mengerjakannya, yang seharusnya didahulukan malah dikerjakan terakhir
Peribahasa :
Dahulu buah dari pada bunga
Arti :
Kiasan seorang perempuan yang hamil sebelum menikah
Peribahasa :
Dalam genggaman (ungkapan)
Arti :
Dalam kekuasaan
Peribahasa :
Dahulu timah sekarang besi
Arti :
Seseorang yang harkat martabat dan kedudukannya turun
Peribahasa :
Dalam air yang tenang, semua orang adalah pilot
Arti :
Pada situasi yang telah menjadi aman, banyak orang yang mengaku bahwa dirinyalah yang berjasa
Peribahasa :
Dahulu duduk dari cangkung
Arti :
Perihal orang yang suka mengumbar nafsu tanpa berpikir panjang
Peribahasa :
dahulu parang sekarang besi, dahulu sayang sekarang benci
Arti :
Perihal perubahan hati seorang yang pada mulanya sangat menyayangi menjadi sangat benci
Peribahasa :
Dalam berselam, dangkal berjingkat
Arti :
Bijaksana atau pandai menyesuaikan diri sehingga tidak mengalami kesulitan dalam bergaul
Peribahasa :
Dalam dua, tengah tiga
Arti :
Belum bisa dipegang penuh, terutama atas omongan seseorang
Peribahasa :
Dalam laut boleh diduga, dalam hati siapa tahu
Arti :
Pikiran atau pendapat orang lain sukar diduga
Peribahasa :
Dalam lurus biaperi
Arti :
Perihal orang yang cerdik atau orang pintar berlaku jujur, namun untuk memanfaatkan kecerdikan atau kepintaran tersebut untuk memerdayai orang lain
Peribahasa :
Dari lecah lari ke duri
Arti :
Menghindari kesulitan yang kecil, namun malah terperangkap ke dalam kesulitan yang lebih besar