PERJALANAN

PERJALANAN

Ipan Sopian

Perjalanan mengantarkan kita pada hal baru yang harus dihadapi, Setiap langkah yang dilewati, setiap nafas yang dihembuskan, menjadi saksi bahwa kita pernah melewati setiap tahapan dalam kehidupan, pepatah mengatakan, kita tidak akan pernah bisa mengarahkan angin akan tetapi kita bisa mengatur layarnya, kita tidak pernah bisa merubah takdir, tapi kita bisa upayakan prosesnya, hidup memang tuhan yang mengatur tapi kehidupan ada dibawah kendali kita.

Halo Duta Ini Perjalan saya...

Haloo, Nama Saya Ipan Sopian, biasa dipanggil Ipan pake “p’’ yaa,,, soalnya banyak orang yang salah ucap maklum orang sunda gabisa bilang ep eh ef, pemuda ini awalnya memiliki cita-cita menjadi kasir di minimarket, karena tidak percaya diri bisa kuliah tapi Allah memberikan jalan lain. Langsung saja saya akan menceritakan perjalanan yang sangat berkesan bergabung dan mengabdi di BPJS Kesehatan.

Ternyata capean cari kerja daripada kerja (Tragedi sepatu Jebol di Tebet)

Setelah lulus Kuliah, pada tahun 2018 disalah satu Perguruan tinggi negeri di Bandung. Saya Bekerja diberbagai tempat, pernah menjadi guru ngaji, guru di sekolah, dan paling berkesan adalah menjadi seorang Sales. Pernah ga si kita ngebayangin kalo setelah lulus kita bakalan sukses, hidup enak jadi kebanggan orang tua, tapi tidak segampang itu ku mencari perkejaan (gausah pake nada ya) dan bahkan pernah merasa cape mencari pekerjaan di Ibukota dan berkeliling menggunakan kereta dengan tragedi sepatu jebol, merasa kelaparan karena uang hanya cukup untuk ongkos,  luar biasa setiap perjalanan dan pekerjaan yang saya tempati mempunyai makna yang berbeda-beda yang tentunya membuat kerja menjadi semangat dan nyaman, tapi menurut saya diusia saya yang sekarang nyaman saja tidak cukup harus ada nilai yan bisa saya pelajari dan dapatkan,  selain itu tempat kerja yang saya tempati di Bandung lumayan jauh dari rumah, karena semenjak SMA saya sudah jauh dari orang tua, akhirnya saya memutusakan sebelum saya berkeluarga  saya berkeinginan bekerja di daerah yang memang  dekat dengan keluarga dan orang tua.

BPJS Kesehatan merupakan tempat kerja yang sangat saya idam-idamkan semenjak saya lulus kuliah, karena saya pernah memiliki pengalaman yang sangat luarbisa dan bermakna untuk kehidupan saya , pada saat itu pada tahun 2017 salah satu keluarga saya sakit dan membutuhkan biaya yang sangat besar tapi dengan hadirnya BPJS Kesehatan mematahkan paradigma di masyarakat kalo ”orang miskin dilarang sakit” tenyata kata-kata itu tidak berlaku setelah hadirnya BPJS Kesehatan, terbukti keluarga saya pada saat itu dibantu oleh BPJS Kesehatan secara keseluruhan tanpa terkecuali, darisana muncul keinginan untuk bisa Bekerja dan mengabdi di BPJS Kesehatan, akan tetapi dari semenjak saya lulus kuliah setiap Recruitment BPJS Kesehatan saya belum diberikan kesempatan untuk lolos, sudah dua kali saya mendaftar tapi belum juga diberikan kesempatan. Singkat cerita pada Tahun 2020, eh ternyata ada lagi ni Open recruitment BPJS Kesehatan yang kebetulan dekat dengan rumah saya, yakni di Sukabumi, dengan izin keluarga dan restu orang tua akhirnya saya mendaftar dengan semangat yang lebih dari biasaanya, dan alhamdulillah usaha tidak menghianati hasil, saya berhasil lolos dan menjadi Pegawai Tidak Tetap BPJS Kesehatan merupakan sebuah kebanggaan yang tiada tara.

ini photo bersama team KPP KC Sukabumi (saya orang ke-3 dari kanan)

Awal masuk dan mengabdi di BPJS Kesehatan tentu saya harus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, orang-orang baru, suasana baru, dan tanggung jawab baru. Pengalaman baru memasuki dunia kerja yang sangat berbeda dengan pekerjaan-pekerjaan saya sebelumnya. Saya berusaha semaksimal mungkin cepat belajar dan beradaptasi dengan tugas saya, untuk bisa melayani masyarakat dengan sepenuh hati, memang semua tak mudah tapi saya tidak menyerah karena ini merupakan cita-cita saya yakni mengabdi dan bermakna bagi masyarakat.

Akan tetapi ternyata makna mengabdi tidak sesederhana yang kita bayangkan "kita membantu orang lain dan di apresiasi baik juga" ternyata makna mengabdi kita harus siap untuk sabar dalam menahan diri dari hal-hal yang tidak disenangi dan menahan lisan untuk selalu berkata baik serta melakukan yang terbaik tidak hanya untuk kita tetapi juga untuk orang lain .

Seiring berjalannya waktu, ditahun yang sama saya diberikan kesempatan untuk mempunya tanggung jawab lebih, yakni  menjadi Pegawai Tetap BPJS Kesehatan, senang? pasti senang, tapi semua orang pasti mempunyai keinginan untuk ditempatkan dekat dengan rumah bukan? dan alhamdulillah saya ditempatkan di Pulau Bali yang sangat jauh dengan tempat saya tinggal (bahkan saya belum pernah), akhirnya cita-cita saya untuk bekerja dekat dengan rumahpun sirna, tapi dengan restu orang tua, saya yakin dengan doanya lah saya bisa melaksnakan Amanah dan pengabdian ini dengan maksimal, karena tuhan lebih tau apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan.

menerima sertifikat dari Bapak Yudi Selaku Kepala BPJS Kes Sukabumi saat itu

Diusia yang terbilang muda saya telah memutuskan untuk menjadi perantau. Dulu saya ingat sekali apa yang ada di benak kepala ini ketika membayangkan jika saya bisa ke luar pulau biaya hidup sangat mahal,kekuarangan uang, dan gabisa pulang.

Rasanya ingin tertawa sendiri menyadari perjalanan merantau yang saya lakukan kurang lebih dua tahun, tidak membuat saya kelaparan dan susah mencari makanan, Hidup saya masih biasa-biasa saja. Benar sekiranya kalau soal rezeki ternyata sudah diatur yang di atas, asalkan kita menjalankan amanah kita dengan baik dan ikhlas, darisana saya sadar kalo rezeki tidak bersumber dari penghasilan rutin yang kita terima saja, ternyata Rezeki sehat dan rekan kerja yang baik merupakan rezeki yang sangat berharga dan tiada tara.

Bagi saya menjadi seorang perantau dibilang enak ya enak, tapi terkadang kalo difikiran kita tidak enak ya bakalan kerasa tidak enak, itu semua gimna mindset kita dan tergantung dari kitanya sendiri yang menjalani, meskipun kadang kita selalu merasa kesepian saat kita pulang kerja atau pas hari libur kita Kembali ke Kamar Kotsan sendiri terasa sekali kalau saya ini sedang jauh dari rumah. Terkadang telepon genggam pun menjadi teman yang sering kita manfaatkan dan genggam sekedar liat Media Sosial dan Vicall dengan orangtua dan keluarga dirumah , tapi kadang-kadang adakalanya membuat saya jenuh untuk hanya berkomunikasi jarak jauh. Ujung-ujungnya menulis dan curhat seperti ini, sebagai cara mengekspresikan apa yang sedang dipikirkan dan yang dirasakan.

Kembali ke laptop, Perjalanan berlanjut, setelah saya mendapatkan penugasan baru dan ditempatkan di Kedeputian Wilayah XI di Bidang Perencanaan dan Kepatuhan Internal yang sama sekali saya tidak memahami bidang itu, menariknya selama saya Diklat Calon Pegawai dari semua materi yang disampaikan hanya materi ini yang sangat sulit difahami, dan sekarang saya harus menguasai karena berada di bidang ini. Awalnya memang terasa berat dan tak terbiasa akan tetapi dengan hadirnya rekan kerja serta atasan yang selalu Support akhirnya  tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa mengerti dan faham, karena memang Budaya Organisasi di BPJS Kesehatan menuntut kita untuk selalu Berkolaborasi dan saling sinergi satu sama lain agar pekerjaan yang kita jalankan lebih bermakna dan selalu semangat dalam bekerja.

Tepat satu Tahun sembilan Bulan delapan hari saya mengabdi di BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah XI, tiba-tiba saya mendapatkan tugas baru untuk berpindah ke tempat yang bahkan baru mendengar Namanya setelah di Kepwil XI, yaitu Kantor Cabang Selong daereh Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, akan tetapi saya yakin dalam setiap perjalanan hidup yang saya jalankan banyak sekali ilmu, pelajaran serta makna yang tentunya positif untuk hidup dan kehidupan saya, meskipun Awalnya terasa berat dan susah untuk terbiasa namun dengan adanya budaya Organisasi saya tidak menghawatirkan itu semua, saya selalu yakin dimanapun saya ditempatkan asalkan tujuan awalnya baik pasti hasilnya akan selalu baik bahkan lebih baik.

“  Sejatinya hidup itu adalah sebuah perjalanan, kita bergerak dari waktu ke waktu dan dari masa ke masa. Maka jika hidup itu adalah sebuah perjalanan, barangkali hal yang dibutuhkan adalah bekal.Selalu berjuang dalam sebuah pengharapan, berusaha mengukir sejarah di berbagai titik, lalu ditinggalkan dan kemudian menemukan hal baru, terus terus dan terus seperti itu”

Karena setiap perjalanan tidak hanya jalan ditempat, maka saya selalu mempunyai keyakinan dimanapun saya berada yang membuat kita betah dan nyaman adalah diri kita sendiri, dan betul saja di Kantor Cabang Selong saya tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi karena disini banyak bertemu dengan orang-orang hebat, Kreatif dan tentunya mempunyai visi-misi yang sama

Team Kreatifnya Selong Squad

Sebagai refleksi diri saya, mungkin ada beberapa poin yang jadi pelajaran dalam menjalani kehidepan di dunia kerja, Kita akan selalu dihadapkan pada lingkungan dan kondisi yang berbeda yang pasti memiliki tantangan yang berbeda pula. Oleh sebab itu kita perlu membekali diri dengan kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, belajar dengan cepat tentang hal baru yang ada di hadapan kita, critical thinking dan problem solving  menjadi hal yang sangat penting , selain itu hal yang saya temukan didunia kerja saling menghargai dan menjaga hubungan baik dengan rekan kerja merupakan hal yang sangat diperlukan. 

Selain itu perlu diasah juga kemampuan berkomunikasi, membangun relasi dan merawat relasi, dan tentu menjaga kepercayaan yang diberikan pada kita, pokonya Integritas harga mati deh bagi duta BPJS Kesehatan. Dalam melakukan tugas dan pekerjaan tentu kita perlu melakukan semaksimal yang kita bisa supaya menghasilkan karya yang terbaik dari diri kita. Bila kita menginginkan hasil yang tidak biasa maka kita perlu mengusahakannya dengan hal yang tidak biasa pula. Lakukan apa yang bisa kita kontribusikan dan tentu selalu mengasah diri dengan terus belajar dan berinovasi untuk melewati batas batas diri kita, sehingga kita bisa naik level dan semakin lebih baik. 

“Bekerja adalah sebuah pengabdian, pengabdian tidak bisa dibatasi oleh apapun dan siapapun, bukti pengeabdian adalah ketenangan hidup”

sampai situ dulu sejarah singkat perjalanan di BPJS Kesehatan, nanti kita lanjut lagi dikemudian hari..

 

 

Report Page