Merindu, Lagi...
Georgia SerenityDi tepi telaga kerinduan, aku duduk termenung. Menatap nyalang ke arah air yang riaknya tenang. mulutku bungkam tapi hatiku berisik. Menjeritkan namamu, rindu lah sebabnya. Jika saja semesta mengijinkanku untuk memilikimu, niscaya akan ku terjang segala halang rintang di hadapan. Aku inginkan dirimu, tapi dayaku tak bisa. Aku berlari ke arahmu tapi semesta mencampakkanmu jauh dariku.
Entah kali ke berapa aku harus berlari lagi, entah sudah berapa kali aku terjatuh tersandung masalah karena mengejarmu. Aku tahu, bahwa rinduku hanyalah secepis rasa tak berharga untuk semesta. Anehnya aku marah karena ia tak memberi kesempatan padamu dan aku untuk bersatu. Menata mahligai ruang kecil kasih sayang yang utuh dengan bilik penuh cinta di dalamnya.
Aku masih menunggumu, Cintaku. Aku tahu dirimu akan kembali meski dalam waktu yang lama. Mari buktikan bahwa penantian panjangku akan berbuah manis di akhir cerita kita nanti. Cepatlah kembali, aku menunggu dengan pelukan hangat yang tersedia untukmu.