Manfaat Tidur Bagi Kesehatan
Widya AzzahraMenurut seorang profesor psikologi, lelah akibat kurang istirahat dan tidur meningkatkan risiko kita mengalami berbagai cedera, atau kecelakaan rumah tangga. Misalnya teriris pisau, jatuh dari tangga, kecelakaan kendaraan (baik darat, laut, maupun udara). Bahkan dapat menyebabkan kecelakaan tragis dalam skala yang lebih besar seperti kebocoran reaktor nuklir, kecelakaan penerbangan, kecelakaan kerja, dan lain sebagainya.
Meningkatkan suasana hati
Kurang istirahat dan tidur dapat membuat doa mendapat mimpi baik kita menjadi cepat marah, tidak sabar, sulit berkonsentrasi, murung, stres, dan depresi. Terlalu sedikit tidur juga dapat membuat kita terlalu lelah melakukan hal-hal yang diinginkan.
Memperkuat sistem kekebalan tubuh
Menurut penelitian terhadap 150 orang, tidur tujuh jam atau kurang dari tujuh jam dalam sehari diduga membuat tubuh kita lebih rentan terserang sakit.
Mempertajam ingatan
Kurang istirahat dan tidur diduga bisa membuat kita cepat pikun. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa ketika tidur, otak bagian hipokampus akan memproses, memperkuat, dan menggabungkan ingatan kita dari sepanjang hari. Jika kurang tidur, ingatan-ingatan tersebut tidak bisa disimpan dengan benar dalam otak dan bisa hilang.
Baca: Tujuan Menikah dalam Islam
Agar berbagai manfaat istirahat dan tidur di atas bisa kita dapatkan secara maksimal, jangan lupa untuk tidur sesuai jumlah jam yang dianjurkan. Untuk orang dewasa disarankan untuk tidur sebanyak 7-9 jam sehari, remaja 14-17 tahun 8-10 jam/hari, anak usia 6-13 tahun 9-11 jam/hari, dan balita usia 3-5 tahun 10-13 jam/hari.
Selain itu, biarkanlah anak usia 2 tahun tidur malam 11-12 jam dengan tambahan tidur siang 1-2 jam, bayi 12 bulan tidur malam 10 jam disertai tidur siang 4 jam, dan bayi yang baru lahir tidur 14-17 jam sehari.