Kebaikan yang Membekas

Kebaikan yang Membekas

Stephanie Antuzia

Hai semua, perkenalkan namaku Stepani Antusia. Teman-teman kantorku biasa memanggilku Pani, Step, atau Antusia. Aku adalah seorang PTT dari kantor cabang Palangka Raya, tepatnya di Provinsi Kalimantan Tengah. Kota ini adalah tempatku mencari nafkah selama 4 tahun terakhir. Tahun-tahun yang singkat namun penuh kenangan yang membekas.

Jabatanku saat ini adalah sebagai seorang Frontliner, yang sesuai namanya yaitu “garis paling depan”. Koordinatorku namanya kak Beatrix Viva Beata, si Ceria asal Gunung Mas. Kak Bea biasa kupanggil namanya. Setahuku, seorang koordinator memiliki peran untuk bertanggung jawab dalam mengawasi pelayanan kepada peserta, juga membimbing dan mengatur rekan kerja bawahannya. Begitulah yang konsisten dilakukan beliau hingga hari ini.

Tulisan ini, ku dedikasikan untuk beliau, pribadi yang berjasa membentuk pribadiku menjadi diriku yang sekarang. Aku yang dulu lelet dan tidak teliti, terlambat absen jadi sarapanku setiap pagi. Mungkin kalau bukan dia, aku tak akan bekerja selama ini. Mungkin kalau bukan dia, aku takkan pernah berusaha sangat keras bekerja lebih baik dari hari ke hari. Tekad yang terlambat kusadari sejak awal.

Terimakasih ya kak, mungkin tanpa kakak sadari, karakter kakak yang ceria namun tegas itu, telah merubah niat banyak orang. Mungkin tanpa kakak sadari, kebaikan yang selama ini kakak lakukan, telah menjadi panutan bagi banyak orang. Takkan cukup ku berterimakasih apabila hanya dengan 300 kata. Maaf, apabila selama ini adikmu bekerja masih belum sempurna, tapi inshaallah selalu belajar setiap harinya. Terbaca atau tidak, semoga terimakasih ini sampai padamu kak, di tulisan ini jasamu ingin kukenang. Semoga kebaikanmu yang tak dapat ku jabarkan, dapat menginspirasi lebih banyak orang. Bahwa hal baik tak perlu terlihat, namun pasti terasa dan akan selalu membekas. :)

Beatrix Viva Beata, Koordinator Frontliner KC Palangka Raya


Report Page