Historia
t.me/PetoraRaruu <3 loving pohon
"Baik anak-anak, kita kedatangan murid pindahan, silakan nak masuk dan perkenalkan dirimu" Kata seorang guru.
"Anak keluarga elit mana lagi yang datang? " Kata murid A.
"Aku juga tak tau" Jawab murid C.
Anak-anak kelas sedang ribut membisikkan tentang diriku bahkan sebelum aku masuk ke kelas. Saat ingin masuk tiba-tiba ada seseorang orang yang mendorong ku dan berkata "Jangan menghalangi jalanku dasar, br*ng***." Orang itu setelah berkata itu masuk ke kelas, aku yang terpaku diam didepan pintu kelas karena hal tadi.
"Nak? Jangan diam saja, perkenalkan dirimu" Kata Guru wali. Aku menjawab guru tersebut dan segera memperkenalkan diri. Setelah itu guru wali mepersilakanku untuk duduk, dan pelajaran dimulai. Bel istirahat berbunyi, aku segera makan bekal yang sudah disiapkan. Tiba-tiba ada suara meja yang didorong sangat keras. Aku melihat orang yang sama yang mendorong ku tadi, aku menanyakan siapa dia ke teman sebelah ku.
"Hei aku ingin bertanya dengan mu, apa boleh? Tanyaku.
"Tentu saja boleh, tentang apa? " Jawab seorang gadis dengan tenang dan penuh kharisma. Gadis itu bernama Mikasa Ackerman dan yang ku tau dia adalah seorang osis, namun untuk detail lainnya aku tak tau.
"Anak laki-laki itu, namanya siapa? Aku tak tau karena saat perkenalan tadi dia tidur. " Jawabku dengan nada yang pelan dan berbisik.
"Oh anak itu.. Namanya Ishaq Nirwasita, saranku lebih baik kau tidak terlalu dekat dengannya, sudah ya aku permisi dulu karena ada rapat osis. " Dia menjawab ku sambil bersiap-siap untuk rapat dan melambaikan tangan.
Saat aku makan, tanpa sadar aku terus melihat anak bernama Ishaq itu, sesaat itu Ishaq menghampiri ku dan berkata "kau.. Melihat ku terus.. Kau menyukai ku?" Setelah itu Ishaq menarik tanganku dan keluar kelas, saat aku dan Ishaq keluar samar-samar aku mendengar anak kelas menghawatirkan ku.
Ishaq mengajakku ke tempat yang sepi dan memojokkan ku, didalam pikiran ku terlintas adegan dari serial killer. Tanpa sadar aku menundukan wajahku dan berfikir apa yang terjadi setelah ini.
Bel berbunyi lagi yang menandakan jam istirahat selesai, Ishaq yang lihat ku masih menunduk diam sambil bergumam, menyadarkan ku dan berkata "istirahat sudah selesai, tenang saja aku tak menyakiti wanita secara fisik. " Setelah itu aku tersadar.

Setelah beberapa bulan bersekolah disana, aku termasuk ke siswi yang cukup terkenal karena hal itu aku memiliki teman perempuan, anak itu anak dari seorang artis dan penyanyi. Nama anak itu Annie Leonhard, dia anak yang baik, pintar bahkan cantik, tidak heran dia menjadi siswi populer.
Mikasa mengajakku ikut dalam organisasi osis, awalnya aku menolak untuk bergabung namun Mikasa berkata kepada ku bahwa di sana ada orang yang ku kagumi dia seorang Ketua dari ekstrakurikuler musik, mendengar hal itu aku bergabung. Namun aku bergabung tidak hanya numpang nama dan mendekati orang yang ku kagumi.
"U-um Shishio, apa kau ada waktu senggang? Aku ingin meminta bantuan mu karena sebentar lagi festival sekolah, kelas ku ingin menampilkan band dan aku menjadi gitaris, tapi aku tak pernah memegang gitar.. Bisakah kamu mengajarkan ku? " Tanya ku kepada Shishio, Ketua yang ku kagumi, Shishio berasal dari keluarga Ivory, keluarga yang berpengaruh di bidang musik dan perfilman sama seperti Annie dan keluarganya.
"Tentu saja bisa gadisku, akhir pekan aku senggang, kau bisa datang kerumahku" Jawab Shishio, mendengar jawaban nya pipiku memerah, Shishio kemudian menggodaku "pipi mu memerah, dirimu demam? Atau.. Karena aku memanggilmu gadis ku?" Mendengar hal itu membuat ku benar-benar salah tingkah, kemudian Annie datang dan berkata "sudahlah jangan menggoda nya terus-menerus Shio, Petra ayo kita latihan untuk festival nanti. "
Hari demi hari, latihan bersama Shishio berjalan lancar dan kami semakin dekat. Sudah tak menyangka festival tinggal 2 hari lagi. Banyak desas-desus akan ada penampilan drama dari kakak kelas yang sangat-sangat di idam idamkan dari murid baru bahkan kakak kelas tingkat 3. Nama orang itu Vaelarion dari keluarga yang berperan dalam bidang fashion design.
Hari pertama festival, acara malam hari pertama adalah tanggung jawab dari kelas ku, yang berarti penampilan band ku adalah hari ini. Aku, Annie, Ishaq dan 2 orang lainnya terus berlatih untuk malam nanti. Semua berjalan lancar sebelum aku di culik.

Aku terbangun dengan keadaan aku di ikat di kursi di ruang gelap, tiba-tiba ada yang membuka pintu dan menghampiri ku. Dia berkata "gadis pintar.. Aku tau kau anggota osis, hal itu menandai bahwa kau memiliki kemampuan, katakan pada ku apa kemampuan mu?" Dia berkata begitu sambil melepaskan kain yang diikatkan di mulutku.
Disisi lain, aula sekolah. Festival acara malam sudah mau dimulai, semua penonton sudah bersiap dikursi masing-masing. Namun tidak dengan Annie, dia terlihat panik karena tidak dapat melihat Petra. Dia memberitahu kepada teman-teman kelas, bahwa Petra menghilangkan, dengan bantuan Mikasa dan osis lainnya juga mencari Petra bertanya kepada seluruh siswa maupun siswi yang ada disana, hingga Ishaq bertanya kepada Vaelarion.
"Hmm.. Gadis yang menatap ku dengan aneh ini.. Sepertinya aku melihat dibawa seseorang, aku kira dia pingsan... Aku akan membantu mu mencarinya."