EDUKASI ISTILAH DOMINANT & SUBMISSIVE
Raven #SAYANGMF1. Pengertian Dan Sudut Pandang Dominat & Submissive
Istilah dominant dan submissive pada dasarnya berasal dari konteks dinamika seksual, khususnya dalam pembahasan BDSM. Oleh karena itu, kedua istilah tersebut bukan merupakan label kepribadian umum maupun identitas karakter yang dapat ditentukan hanya dari tampilan fisik, estetika, atau kesan maskulin–feminin.
Penggunaan istilah ini secara kasual sering menimbulkan stereotip, seperti:
• karakter yang terlihat soft/feminin langsung diasumsikan submissive,
• karakter yang terlihat tegas atau maskulin langsung dianggap dominant.
Padahal, pendekatan tersebut tidak merepresentasikan dinamika karakter maupun relasi secara akurat.
2. Dominant & Submissive Bukan Personality Tetap
Dalam psikologi dan dinamika sosial:
• Dominant menggambarkan sikap tegas, asertif, atau cenderung memimpin.
• Submissive menggambarkan sikap kooperatif, menghindari konflik, atau mengikuti.
Namun sifat ini tidak absolut dan bisa berubah tergantung situasi.
Seseorang bisa dominan di lingkungan kerja atau pertemanan, tetapi lebih lembut atau mengikuti dalam hubungan personal seperti bersama pasangan.
Karena itu, penggunaan label dom/sub untuk mendeskripsikan karakter sering menjadi rancu dan tidak akurat.
3. Dampak yang Terjadi di RP
Penggunaan label dom/sub secara bebas menyebabkan:
• Pengkotakan karakter berdasarkan tampilan luar.
• Penggunaan fomo tanpa pemahaman konteks.
• Kesalahpahaman dalam mendeskripsikan karakter maupun theme roleplay.