Dia

Dia

Abel Isaiah

Aku tak pernah menyangka akan menemukan seseorang seperti dia. Perasaan ini datang begitu saja, tanpa aba-aba, seolah-olah hatiku baru saja dibangunkan dari tidur panjang. Dari pertama kali melihatnya, ada sesuatu yang berbeda. Tatapannya begitu dalam, membuatku terdiam sejenak. Aku bisa merasakan hatiku berdegup kencang setiap kali dia tersenyum padaku.


Awalnya, aku berpikir mungkin ini hanya perasaan sesaat. Namun, semakin aku mengenalnya, semakin aku yakin bahwa dia adalah orang yang selama ini aku cari. Dia tak perlu berkata banyak untuk membuatku jatuh hati.


Setiap kali bersamanya, dunia seakan berhenti. Waktu terasa berjalan lebih lambat, dan aku bisa menikmati setiap waktu bersamanya. Ketika dia menatapku dengan senyuman itu, aku tahu bahwa aku telah menemukan seseorang yang benar-benar bisa membuatku merasa sempurna, meskipun aku jauh dari kata sempurna.


Dia membuka pintu hatiku yang selama ini tertutup rapat. Aku yang dulu ragu-ragu untuk percaya pada cinta lagi, kini mulai merasakan harapan. Harapan bahwa mungkin, hanya mungkin, cinta sejati memang ada dan bisa ditemukan. Dia yang membuatku percaya bahwa aku layak dicintai apa adanya.


Setiap hari bersamanya adalah hadiah. Aku selalu menantikan saat-saat kami bisa bersama, berbagi cerita, tertawa, dan menikmati kebersamaan yang sederhana namun berarti. Rasanya seperti aku telah menemukan seseorang yang bisa melengkapi kekosongan.


Aku tak ingin kehilangan perasaan ini. Aku ingin terus merasakan cinta yang dia berikan, cinta yang membuatku merasa hidup dan berarti. Dalam hatiku, aku tahu bahwa aku telah jatuh cinta. Cinta yang selama ini aku impikan, kini telah menjadi kenyataan bersamanya.

Report Page