DEAD DOVE: DO NOT EAT
Basreng Assistant.ㅤ
Kekerasan (Torture) & Gore
Baik kekerasan yang dilakukan secara fisik dan psikologis, serta topik kanibalisme diperbolehkan. Hal ini berlaku apabila telah disepakati oleh kedua belah pihak dan tidak mengandung unsur sadisme yang berlebihan.
Kekerasan Seksual & Non-Consent
1. Dub-con (persetujuan seksual yang kabur, dipaksa, atau tidak jelas)
2. Perbudakan seksual / perdagangan manusia
Kedua hal ini hanya diperkenankan sebatas untuk nuansa ringan atau permainan peran tanpa ada unsur atau niat dalam hal eksploitasi yang nyata. Tentu hal ini juga berlaku apabila sudah disepakati oleh dua belah pihak. Lalu untuk catatan pada topik perbudakan, sebagai contohnya adalah seperti memanggil pasangan dengan sebutan “Master” atau “Lacur”.
3. Inses:
Topik ini tidak diperbolehkan apabila itu adalah hubungan orang tua kandung dengan anak kandung dan hubungan yang memiliki jarak umur terlalu jauh antar dua belah pihak. Namun dapat diperbolehkan dengan catatan apabila semua pihak dalam keadaan sadar dan termasuk kategori dewasa atau major. Serta menggunakan tipikal hubungan berikut:
● Orang tua tiri dengan anak tiri (dengan catatan jarak umur tidak terlalu jauh)
● Tante atau Om dengan keponakan (dengan catatan jarak umur tidak terlalu jauh)
● Sesama saudara baik kandung ataupun tiri
Distres Psikologis / Emosional
1. Gaslighting: membuat seseorang meragukan realitasnya sendiri.
2. Stockholm syndrome: ikatan emosional korban terhadap pelaku penahanan atau kekerasan.
Kedua hal ini juga diperbolehkan dan berlaku apabila telah disepakati oleh kedua belah pihak. Diperkenankan kepada talent untuk dapat menolak sejak awal apabila memang tidak dapat menyanggupi trope ini.
Konten Seksual Tabu (Kink/Fetish)
1. Vore: fetish tentang memakan atau dimakan. Topik ini diperbolehkan karena dapat dikategorikan sebagai “soft cannibalism”.
Kondisi Medis / Tubuh
1. Mpreg (Male Pregnancy): kehamilan pada karakter laki-laki.
2. Penyakit terminal: penggambaran menurun-nya kondisi seseorang hingga mendekati kematian (biasanya terjadi pada trope ber-genre angst). Untuk topik ini diperbolehkan apabila menjalankan trope bertemakan serupa atau dalam konteks IC (In Character).
Penyalahgunaan Sosial & Kekuasaan
1. Perbudakan / kepemilikan: Kembali pada konteks diatas yaitu tentang perbudakan maka akan diperbolehkan hanya dalam bentuk permainan peran yang jelas disetujui oleh kedua pihak.
Beastiality
Kondisi dimana seorang individu merasa ada ketertarikan pada hewan. Sebagai contoh dapat dilihat melalui anime "Kimi to Koete Koi ni Naru".
Blasfemi
Blasfemi yang diperbolehkan disini adalah hanya sebagai metafora (seperti narasi-narasi puitis yang mengagung-agungkan pasangan/worshipping). Tetapi dengan catatan tidak menyinggung atau menistakan suatu komponen yang berkaitan dengan agama tertentu.
● Contoh yang diperbolehkan:
swallow those poison if it taste like you.”
“Your smile is my prayer, while your voice is no other than my salvation.”
“Hosti perjamuan kudusku”, menyebut “Jesus”, “Allah”, atau pernyataan seperti
“Tuhan itu bodoh, manusia lebih pantas disembah.”
“Shalat/Doa itu buang-buang waktu, lebih baik berlutut di depanku.”