Cara hide root menggunakan KernelSU
ViascoUpdate:
- 28 Agustus 2024: Penambahan modul Tricky Store fork
- 29 Agustus 2024: Mengganti link modul Sensitive Props
- 18 Desember 2024: Mengganri link HMA menjadi HMAL & LSPosed NPM menjadi LSPosed Irena
DIMOHON UNTUK MEMBACA DAN MEMAHAMI TUTORIAL BERIKUT DARI AWAL HINGGA SELESAI, AGAR MENDAPATKAN HASIL YANG DIINGINKAN. PENGALAMAN MEMBUKTIKAN BAHWA BANYAK ORANG GAGAL KARENA TIDAK MEMBACA DAN MEMAHAMI TUTORIAL BERIKUT HINGGA AKHIR!
Bahan
- KernelSU tentunya
- Zygisk Next
- Shamiko
- LSPosed (Rekomendasi menggunakan LSPosed Irena)
- HMAL (my config, optional)
Cara
- Install seluruh bahan-bahan diatas. Pastikan seluruhnya berjalan normal.
- Buka LSPosed. Jika terdapat kesulitan, buka LSPosed melewati dial *#*#5776733#*#*
- Pergi ke menu Settings dan matikan opsi "Enable watchdog logs"

- Aktifkan modul HMA di dalam aplikasi LSPosed, lalu reboot.

- Setelah aktif, buka aplikasi HMA. Pastikan HMA berjalan normal

- Pergi ke menu "Template manage", lalu buat template blacklist dengan memilih opsi "Create a blacklist template"

- Beri nama template tersebut, lalu masukkan aplikasi-aplikasi yang terindikasi akan terdeteksi sebagai root. Seperti contoh aplikasi KernelSU, aplikasi-aplikasi modul LSPosed, MT Manager, dan lain sebagainya.

- Setelah itu, pergi kembali ke halaman homepage atau halaman awal. Lalu pilih menu App Manage.

- Lalu pilih aplikasi yang ingin di-hide, seperti aplikasi perbankan. Hidupkan opsi "Enable hide", pilih "work mode" sebagai blacklist, dan masukkan template yang sudah di buat sebelumnya.

- Kamu juga dapat menggunakan metode whitelist untuk hasil yang lebih "brutal" & lebih simpel. Namun, beberapa aplikasi tidak berjalan normal setelah menggunakan metode ini. Sehingga, gunakan kedua metode tersebut sesuai dengan situasi & kondisi.

Kamu dapat menggunakan config HMAL yg sudah aku buat, sebagai referensi & jalan pintas
- Cek apakah aplikasi tidak mendeteksi root atau masih gagal.
Tips
- Kamu dapat menggunakan aplikasi root detector testing, untuk melihat deteksi apa saja yang terlihat (berguna ketika cara sebelumnya masih belum berhasil). Sebelum cek, jangan lupa untuk hide aplikasi root detector terlebih dahulu. Perlu diingat, beberapa deteksi dapat berupa false alarm. Kamu juga tidak perlu sampai try-hard untuk menghindari seluruh deteksi, karena sebagian besar aplikasi tidak serumit itu. Berikut adalah beberapa aplikasi: Momo, Holmes, Native Detector, Hunter, & Native Test. Kalian dapat men-download aplikasi-aplikasi tersebut di channel-ku.
- Beberapa custom ROM seperti LineageOS, terdapat jejak-jejak prop yang dapat terdeteksi & dianggap root oleh beberapa aplikasi. Kamu bisa menggunakan modul Sensitive Prop sebagai solusinya.
- Untuk mengatasi deteksi "Running Custom ROM" pada Momo dan lainnya, kamu dapat merubah nama folder "addon.d" pada /system menjadi apapun. Perlu diingat, bahwa partisi sistem harus read/write & rubah kembali sebelum melakukan dirty flash.
- Kamu dapat menggunakan modul Fake Encryption untuk menyembunyikan status "decrypted" menjadi "encrypted", karena beberapa aplikasi deteksi status tersebut & dianggap sebagai root.
- Kamu dapat menggunakan modul "turnofflogd" untuk mematikan logs. Tujuannya adalah untuk mencegah pendeteksian Zygisk & LSPosed.
- Gunakan modul Play Integrity Fix untuk passing status Basic & Device pada Play Integrity.
- Gunakan modul Tricky Store (versi fork/unofficial yang kompatibel dengan Android 12 kebawah, disini) untuk passing status Strong pada Play Integrity. Perlu diingat, bahwa kamu perlu keybox yg valid.
Hasil
- Alfagift

- Indomaret Poinku

- Dana

- Livin' by Mandiri

- AstraPay

- OVO

- BRImo

- Octo

- BSI Mobile

- Livin' Merchant

Credits:
Thanks to respective developers & community.