CUAN DARI SEJARAH
Rizal Pahlevi | Revolusi Design Thinking™
STOP STAGNASI TEKNOLOGI!
Untuk Kemajuan Bangsa
Menurut Prof. Badri Yatim, adikuasa dunia, Kerajaan Turki Usmani juga mengalami kehancuran karena berbagai faktor:
1.Wilayah kekuasaan yang sangat luas.
Sehingga administrasi pemerintahan menjadi rumit dan tak beres.Di sisi lain, para penguasanya memiliki ambisi yang besar untuk memperluas wilayah kekuasaan.
2.Heterogenitas penduduk.
Akibat menguasai wilayah yang luas, Turki Usmani mengendalikan berbagai etnis penduduk.Heteroginitas itu memicu banyaknya pemberontakan.
3.Kelemahan para penguasa.
Sepeninggal Sulaiman AlQanuni, Turki Usmani dipimpin sultan-sultan yang lemah, baik keperibadian, maupun kepemimpinan.Akibatnya pemerintahan menjadi kacau.
4.Budaya pungli.
Perbuatan pungli melemahkan kekuatan kerajaan.Setiap orang yang menginginkan jabatan harus menyuap atau membayar uang pelicin.
5.Merosotnya ekonomi.
Peperangan yang terus dilakukan membuat perekonomian merosot. Pendapatan berkurang, sementara belanja untung perang terus menguras anggaran negara.
6.Stagnasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kemajuan yang telah dicapai dalam ilmu pengetahuan dan teknologi tak dikembangkan para penguasa terakhir.Akibatnya, Turki Usmani kalah canggih dari segi persenjataan dibandingkan negara-negara Barat.
Fakta stagnasi teknologi di Indonesia sangat terasa sekali dimana kurang percaya dirinya untuk menciptakan sesuatu teknologi yang dapat menggebrak dunia IPTEK!
Solusi?

BISNIS YIN-YANG ADALAH SOLUSI TEREFEKTIF UNTUK KEMAJUAN SUATU BANGSA!
YIN-YANG di sini menitikberatkan pada filosofi YIN adalah suatu api yang telah dibakar selama 3 ribu tahun lebih-berwarna hitam sedangkan YANG adalah suatu air di sebuah telaga yang terletak di atas langit ke tujuh-berwarna putih!
YIN-YANG merupakan perwujudan sebuah sinergi penghasil teknologi akurasi, fusi, komputasi, transportasi hingga teleportasi yang akan memberikan hagemoni bagi sebuah bangsa atas bangsa lainnya!
Perpaduan YIN-YANG ibarat sebuah roda!
Bisakah bangsa Indonesia memanfaatkan perputaran YIN-YANG untuk membentuk sebuah Negara adidaya sehingga bisa membalap China dan Amerika!
Tentu Bisa!
Berikut ini skema rahasianya:
https://telegra.ph/DUA-LANGKAH-PEMUTAR-SEJARAH-10-03
BISNIS ADALAH MEMBUAT KAYA NEGERI BUKAN MEMPERKAYA DIRI!
Sejarah membuktikan ketika setiap pribadi sibuk mengkayakan diri maka itulah tanda akan hancurnya sebuah Negeri sebagaimana yang dirinci oleh Prof. Badri Yatim tentang hancurnya kerajaan Turki yang sudah berkuasa lebih dari 13 abad (kekuasaan terlanggeng di dunia).
Begitupun bisnis, jika kita tidak memperdulikan inovasi tingkat ketiga (dalam diagram inovasi PANCANOMICS™) yang berfungsi sosial, maka bersiaplah kehancuran akan sangat cepat menghampiri.
Untuk sekarang apa solusinya?
Ubah mindset setiap pelaku UKM-INDUSTRI-BUMN INDONESIA oleh setiap ustadz yang solid dengan selebritis sehingga nasehat lebih cepat diterima secara masif agar menjadi manusia yang dapat berguna bagi sesama dengan sumber dayanya dan agar dapat menciptakan sebuah "fear factor" bagi bangsa lain.
Untuk apa "fear factor"?
"Fear factor" adalah kunci kemenangan poleksosbudtek suatu bangsa atas bangsa lainnya semenjak zaman kenabian hingga perang dunia kedua, sehingga bisa memberikan kondisi VUCA kepada musuh.Dengan demikian, musuh akan takluk sebelum perang terjadi bahkan musuh rela membeli produk apapun yang kita tawarkan dengan harga yang sangat tinggi.
Lalu caranya bagaimana?
Dukung kami untuk menghancurkan konsep gravitasi dan teori atom Eropa!
Dengan demikian, akan membentuk "fear factor" bagi Negara lain, sehingga segala produk UMKM Negeri ini akan sangat mudah untuk berekspansi mendunia kemudian dihargai tinggi dan dipatok harga mahal di Negara lain secara abadi!
> Dasar Inovasi Tingkat Tinggi bidang Sains Atom - Nuklir:
> Dasar Inovasi Tingkat Tinggi bidang Sains Gravitasi - Militer:
> Gabung komunitas inovasi tingkat tinggi:
#UKM
#BisnisInovatif
#InovasiUntukEkspansi
#ProgramInovasiTingkatTinggi
#InovasiUntukEkspansiPerusahaan