Bertambah Ribuan Kasus Covid
Pada 22 Maret, sebuah penelitian menyatakan bahwa jumlah infeksi resmi mungkin hanya merefleksikan 2% dari jumlah infeksi COVID-19 sesungguhnya di Indonesia. Pada 17 Maret 2020, manajemen BNI menyatakan ada salah satu karyawannya yang bekerja di back office dan tidak bersinggungan langsung dengan nasabah, positif Covid-19. Atas kondisi ini, manajemen mengambil kebijakan penyesuaian tiga sistem kerja, yakni pemisahan operasi, kerja bergilir, dan kerja-dari-rumah. Pemisahan dan pergiliran diberlakukan untuk fungsi terkait dengan operasional utama dan layanan perbankan, sedangkan divisi lainnya menetapkan kerja di rumah, terhitung mulai 17 Maret dan berlaku untuk daerah yang berisiko tinggi.

Berdasarkan data statistik John Hopkins University, pasien yang dinyatakan meninggal sebanyak 176.926 orang. Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat jumlah kasus menjadi 514, 29 orang sembuh, dan 48 orang meninggal dunia per Minggu (22/3/2020) pukul 12.00 WIB. Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan bahwa jumlah kasus infeksi virus corona hingga Minggu (15/3) bertambah 21 menjadi total 117 orang. Guna memulihkan ekonomi yang anjlok sebab pandemi ini, pemerintah Indonesia berencana menganggarkan 677 triliun Rupiah untuk memulihkan ekonomi.
Outlook APBN ini bertujuan membiayai pelebaran defisit anggaran dan tambahan pembiayaan investasi. Sementara APBN semula diproyeksikan Rp 2.233,2 triliun, dalam revisi dijelaskan 1.760, 9 dan target penerimaan menjadi Rp 1.699,1 triliun dari yang sebelumnya Rp 1.760,9 triliun. Sedangkan belanja negara menjadi Rp 2.738, 4 triliun dari yang sebelumnya Rp 2.613,8 triliun. Bank Indonesia juga hingga Juni 2020 telah membeli Surat Berharga Negara dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi di tengah wabah Covid-19. Bank Dunia memproyeksikan rasio utang Indonesia akan meningkat 37%, dipengaruhi pelebaran defisit APBN, perlambatan pertumbuhan ekonomi, dan pelemahan nilai tukar Rupiah.
Lima orang yang bertugas di sekretariat dan bagian kesehatan masyarakat (kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik, Jawa Timur positif terpapar Covid-19. Total jumlah kasus Virus Corona penyebab Covid-19 di Jatim 16.862 orang, PDP 12.697 orang dan ODP 31.119 orang. Presiden juga mengemukakan pentingnya pelacakan kasus serta pemantauan terhadap orang-orang yang berisiko terinfeksi virus corona penyebab Covid-19.
Hasil pemeriksaan kasus ODP, PDP dan OTG di Kota Padang yang diperiksa laboratorium per tanggal 13 Juli 2020 Tidak terdapat kasus baru sehingga Total 563 kasus konfirmasi positif COVID19. Pedoman Penanganan Cepat Medis dan Kesehatan Masyarakat COVID-19 di Indonesia. Guna memperkecil dampak merebaknya koronavirus terhadap perekonomian nasional, Pemerintah Indonesia pada 25 Februari 2020 mengeluarkan kebijakan stimulus sebesar Rp10,3 triliun kepada sektor pariwisata, yang berupa diskon harga tiket dan pengurangan pajak restoran. Dana sebesar itu diberikan untuk memberikan potongan harga tiket untuk 10 tujuan wisata, yakni Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Danau Toba (Bandara Silangit), Tanjung Pandan, dan Tanjungpinang, yang berlaku mulai Maret hingga Mei 2020.
Jakarta, Beritasatu.com - Nippon Paint Holding dan Tokyo University, menjalin kerja sama untuk riset dan pengembangan (research and development) teknologi yang mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, melalui perilisan inovasi cat pelapis antivirus. pt. solid gold berjangka ini untuk mendeteksi warga yang ternyata selama ini adalah pasien orang tanpa gejala (OTG). Jadi, menerapkan pengetatan PSBB atau tidak, yang penting adalah tetap mendisiplinkan protokol kesehatan. "Kami menerima kabar dari Kemenlu bahwa setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan ternyata hasilnya Saudari Eti dinyatakan positif terpapar virus corona," ujar Alimudin Jubir Gugus Tugas Majalengka, Senin (13/7/2020).
Sampai tanggal 13 Juli 2020, Indonesia telah melaporkan 76.981 kasus positif, terbanyak di Asia Tenggara melampaui Filipina. Dalam hal angka kematian, Indonesia menempati peringkat keenam terbanyak di Asia dengan 3.656 kematian. Namun, angka kematian diperkirakan jauh lebih tinggi dari data yang dilaporkan lantaran tidak dihitungnya kasus kematian dengan gejala COVID-19 akut yang belum dikonfirmasi atau dites. Sementara itu, diumumkan 36.689 orang telah sembuh, menyisakan 36.636 kasus yang sedang dirawat.