Bentuk Vagina

Bentuk Vagina




🔞 ALL INFORMATION CLICK HERE 👈🏻👈🏻👈🏻

































Bentuk Vagina
Mulai konsultasi seputar parenting yuk!
We couldn't find any result for keywords

Mama might able to find related articles here:

Konsultasi dan pertanyaan akan segera dijawab oleh ahli secara gratis. Jadi, pastikan kamu punya akun popmama untuk mulai bertanya, yaa!

Tak cuma rahim, bentuk vagina juga bermacam-macam lho
Masing-masing perempuan memiliki bentuk rahim yang berbeda-beda. Tapi nyatanya bukan cuma itu, bentuk vagina pun bermacam-macam, Ma!
Ya, bentuk dari organ intim perempuan ini juga tak selalu sama. Namun meski demikian, tidak ada bentuk vagina ideal alias paling benar kok, Ma.
Selama dalam kondisi bersih, terawat dan sehat, apapun bentuknya tidak akan memengaruhi fungsi utamanya sebagai organ reproduksi.
Nah, seperti apa saja ya bentuk vagina tersebut?
Berikut Popmama.com rangkum informasinya untuk Mama, seperti dilansir dari laman The Sun:
Bentuk vagina dengan sebutan Ms. Barbie adalah bentuk yang paling langka. Disebut dengan nama tersebut karena dianggap menarik dan mirip seperti vagina pada boneka Barbie.
Pada bentuk vagina ini, bagian labia minora tersembunyi rapat di dalam labia mayora. Maka dari itu, dari luar labia minora ini sama sekali tidak akan terlihat dan hanya tampak seperti huruf V.
Meski sering disebut-sebut sebagai bentuk vagina ideal, nyatanya tidak banyak perempuan yang memiliki bentuk vagina seperti ini.
Bentuk vagina Ms. Puffs mirip seperti Ms. Barbie, hanya saja labia mayoranya lebih panjang. Maka dari itu, bentuknya pun terlihat longgar dan menutupi labia minora.
Tak perlu khawatir, Ma. Bentuk vagina yang seperti ini bukan terjadi karena adanya masalah pada organ reproduksi Mama, kok.
Adanya perpanjangan dari labia mayora ini biasanya disebabkan oleh faktor usia dan berat badan. Selain itu, faktor stres berlebihan juga turut memengaruhi.
Ini adalah bentuk vagina yang paling banyak dimiliki oleh perempuan. Tidak seperti bentuk vagina Ms. Barbie dan Ms. Puffs yang labia minoranya tidak terlihat, pada bentuk vagina Ms. Curtains, labia minora akan terlihat sedikit dari luar.
Ya, pada bentuk ini labia minoranya tampak lebih panjang sehingga muncul di balik labia mayora.
Pada sebagian perempuan dengan bentuk vagina Ms. Curtains, seringkali antara labia mayora dan labia minoranya tidak simetris.
Mirip seperti artinya yakni sepatu kuda, bentuk vagina Ms. Horseshoe memiliki bentuk dimana labia minoranya sedikit terlihat namun tertutup dengan labia mayora yang panjang.
Perpanjangan sisi samping labia mayora yang menutupi ini dari luar sekilas akan tampak seperti sepatu kuda, Ma.
Bentuk vagina Mr. Horseshoe mirip seperti Ms. Curtains, hanya saja bagian labia mayoranya sedikit lebih panjang.
Seperti bunga tulip yang sedang mekar, bentuk vagina Ms. Tulip memiliki bentuk di mana labia minoranya muncul di luar labia mayora.
Bedanya dengan bentuk vagina Ms. Curtains, pada bagian dalam labia minora bentuk vagina Ms. Tulip umumnya lebih tertutup dan tidak terlalu menonjol keluar.
Labia mayora pada bentuk vagina Ms. Tulip juga lebih rapi menutup dengan bentuk yang simetris dan agak panjang. Sementara pada bentuk vagina Ms. Curtains, labia mayoranya lebih tipis dan pendek.
Meski memiliki bentuk vagina yang mungkin berbeda-beda, tidak ada perbedaan siginifikan tentang bagaimana cara merawat organ intim ini kok, Ma.
Agar kesehatan vagina tetap terjaga, ada beberapa cara yang bisa Mama lakukan, terlepas dari seperti apa bentuknya. Salah satunya dengan menghindari penggunaan sabun dengan pewangi dan bahan kimia berlebihan, karena bisa memicu iritasi.
Selain itu, saat haid pastikan Mama rutin mengganti pembalut dan tidak membuatnya lembap agar terhindari dari infeksi dan iritasi, ya. Pastikan juga Mama menggunakan celana dalam berbahan katun yang sirkulasi udaranya lebih lancar.
Yuk Ma, jaga kebersihan vagina agar terawat dan sehat saat ini juga!
Kandungan demacolin dipercaya bisa bantu meredakan gejala flu dan demam
Gading dan Gisel malah mesra saat tanding basket, nih!
Tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia
Walaupun tidak terasa menyakitkan, penyakit ini pastinya mengganggu penampilan
Rhinos biasanya diresepkan untuk mengatasi bersin-bersin akibat alergi
Kukira keras, ternyata cuma kertas!
Cefixime trihydrate termasuk golongan obat antibiotik untuk mengatasi infeksi akibat bakteri
Kecemasan yang berujung insomnia tak jarang dialami masyarakat modern. Jangan dibiarkan ya, Ma!
Penyakit yang jarang terdengar namun bisa terjadi pada para pemakai vape atau rokok elektrik
Terlalu banyak berada di depan layar atau kurang tidur bisa jadi penyebabnya
Peran sebagai orangtua membuat Devi Kinal Putri menjadi pribadi yang lebih baik
Pada acara BeautyFestAsia 2022 hari ketiga, Wizzy memberikan tips untuk mulai mencintai diri sendiri
Bisa untuk liburan bersama keluarga, Ma
Film 'Inang' karya Fajar Nugros sudah ditonton oleh 267.168 orang
Elon Musk juga melakukan diet intermitent fasting
Tak hanya mengonsumsi suplemen diet, pastikan juga kita sudah menerapkan pola hidup yang sehat ya!
Mencekam, film 'Inang' karya Fajar Nugros bercerita tentang Rabu Wekasan
Tidak sebabkan kebodohan, seperti yang sudah didengar sebelumnya!
Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.
Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan
© 2022 Popmama.com by IDN Media | All Rights Reserved

Your browser isn’t supported anymore. Update it to get the best YouTube experience and our latest features. Learn more

December 2, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
Curved outer lips. Sumber foto: https://www.healthline.com/
Asymmetrical inner Lips. Sumber foto: https://www.healthline.com/
Prominent outer lips. Sumber foto: https://www.healthline.com/
Prominent inner lips. Sumber foto: https://www.healthline.com/
Long, dangling outer lips. Sumber foto: https://www.healthline.com/
Long, dangling inner lips. Sumber foto: https://www.healthline.com/
Small, open lips. Sumber foto: https://www.healthline.com/
Small, closed lips. Sumber foto: https://www.healthline.com/
Visible inner lips. Sumber foto: https://www.healthline.com/
© Good Doctor, 2020. All Rights Reserved
We use cookies to tailor for your experience, measure site performance and present relevant advertisements, By clicking the ‘accept’ button, you agree that cookies can be placed in accordance to our Privacy Policy .
Banyak wanita yang tak jarang mengkhawatirkan bentuk vagina serta ukurannya. Padahal kenyatannya, bentuk, ukuran, atau bahkan warna vagina pada masing-masing wanita sangat bervariasi. Agar kamu lebih memahaminya, yuk simak ulasannya di bawah ini.
Bagian luar dari alat kelamin wanita lebih tepatnya disebut dengan vulva. Vulva mencakup banyak struktur, seperti misalnya saja bibir dalam dan luar (labia). Ini adalah lipatan kulit yang mengelilingi lubang vagina dan lubang uretra.
Ketika seorang wanita menyebutkan tampilan vagina, ia membicarakan mengenai labia alias bibir vagina. Bentuk vagina sendiri terdiri dari 9 tipe.
Nah, berikut ini adalah berbagai tipe bentuk vagina yang perlu kamu tahu seperti yang telah dilansir dari Healthline.
Bentuk vagina tipe ini menyerupai tapal kuda yang terbalik, karena bibir bagian luar (labia mayora) melengkung ke bawah secara merata di ujungnya. Sedangkan, lubang vagina lebih lebar di bagian atas sehingga bibir bagian dalam (labia minora) terlihat.
Pada bentuk vagina tipe ini, salah satu bibir bagian dalam lebih panjang, lebih tebal, atau lebih besar daripada yang lain, ini dianggap asimetris. Perlu kamu ketahui bahwa sebenarnya cukup umum bagi vulva untuk memiliki bibir bagian dalam yang tidak rata.
Bentuk ini memiliki karakteristik di mana bibir bagian luar lebih menonjol berada jauh di bawah vulva, sehingga salah satu kulit di bagian bibir mungkin lebih tipis atau lebih tebal. Bentuk vagina ini juga menutupi bagian dalam vagina.
Kadang kala, labia minora lebih panjang dan lebih menonjol atau terlihat dibandingkan dengan labia mayora. Untuk perbedaan panjangnya sangat tipis dan tidak terlalu mencolok, sehingga labia minora hanya sedikit lebih terlihat.
Bentuk vagina selanjutnya adalah labia mayora yang lebih menonjol, sehingga lipatan labia dapat terlihat di luar pakaian dalam. Tak hanya itu, pada tipe ini labia minora juga sedikit lebih terbuka.
Kebalikan dari bentuk vagina sebelumnya, pada tipe ini labia minora lebih menonjol. Labia minora dapat menonjol keluar hingga 1 inci atau lebih melewati labia mayora, sehingga terlihat seperti ada lipatan tambahan pada labia mayora.
Sama halnya seperti tipe sebelumnya, labia minora mungkin saja dapat terlihat di luar celana dalam.
Tipe ini memiliki bibir luar yang rata serta menempel pada tulang kemaluan, namun sedikit terpisah, sehingga dapat memperlihatkan labia minora.
Labia mayora pada tipe ini tidak terpisah atau dapat dikatakan tidak ada celah, sehingga menutupi labia minora sepenuhnya. Ini adalah bentuk vagina yang paling umum jika dibandingkan dengan tipe lainnya.
Bentuk vagina yang terakhir yang perlu diketahui wanita adalah ukuran labia minora dan mayora yang sama. Bibir bagian dalam tidak terlihat, karena bibir bagian luar menutupinya. 
Melansir dari Medical News Today, sebuah laporan di BJOG: An International Journal of Obstetrics and Gynecology , menyebutkan bahwa kedalam rata-rata vagina yakni sekitar 3,77 inci (9,6 cm), tetapi kedalaman dan penampilan vagina dapat bervariasi.
Pada kenyataannya, kedalaman vagina, dari bukaan hingga ujung serviks dapat mencapai 17,7 cm. Untuk labia mayora panjangnya dapat bervariasi dari sekitar 7 hingga 12 cm.
Sementara itu, klitoris berukuran sekitar 0,1 hingga 1,3 inci, akan tetapi dapat membesar ketika seorang wanita terangsang.
Perlu kamu ketahui bahwa, ukuran vagina dapat berubah pada situasi tertentu. Hal ini karena vagina sangat elastis. Vagina sendiri dapat meregang misalnya saja untuk menampung tampon, penis, ataupun jari.
Nah, itulah beberapa informasi mengenai bentuk vagina yang perlu wanita ketahui. Sama halnya seperti bagian tubuh lainnya, bentuk atau ukuran vagina pun beragam, dan yang terpenting adalah jagalah selalu kesehatan vagina ya.
Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan wanita? Silakan chat dokter kami melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!
Healthline (2019). Diakses pada 19 November 2020. Lopsided Vagina: Are My Labia Normal?
Medical News Today (2020). Diakses pada 19 November 2020. How deep is a vagina? What to know
Ladies, Terapkan 7 Tips Menjaga Kebersihan Vagina
Vagina Longgar akibat Sering Berhubungan Seks? Ini Fakta dan Tipsnya!
Tak Perlu Khawatir, Ini 7 Cara Melancarkan Haid yang Wajib Kamu Ketahui
6 Tips Mencegah Infeksi Jamur Vagina, Catat Ya Ladies!
Penting untuk Wanita: 6 Penyebab Kista Ovarium yang Harus Diwaspadai

Perbedaan bentuk vagina antar wanita adalah hal yang wajar dan tak perlu dikhawatirkan. Jangan minder jika bentuk vagina Anda terlihat berbeda dari orang lain.
Bentuk vagina setiap wanita bisa berbeda-beda
Bentuk vagina setiap wanita bisa berbeda-beda, mulai dari segi warna, ukuran, hingga bau. Melihat bentuk vagina paling mudah adalah dari bagian labia, bibir vagina yang terletak di dekat vulva. Ada yang bentuknya simetris, tidak simetris, panjang, pendek, dan banyak lagi.
Perbedaan bentuk vagina bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan, sebab ada berbagai faktor yang dapat memengaruhinya, mulai dari usia, perubahan hormon, hingga kehamilan. Berikut bentuk-bentuk vagina yang perlu Anda kenali:
Berbicara tentang bentuk vagina, salah satu cara mendeteksi bentuk yang berbeda adalah dengan melihat labianya. Beberapa deskripsi bentuk vagina yang berbeda di antaranya:
Pada bentuk vagina dengan tipe small closed lips, labia mayora sangat rapat bahkan terkesan tidak bisa dipisahkan. Ini adalah bentuk yang paling banyak terjadi ketimbang bentuk vagina lainnya.
Sesuai dengan namanya, bentuk vagina yang berikutnya ditandai dengan ukuran labia mayora serta labia minora yang lebih dominan. Akibatnya, bibir bagian dalam vagina justru tidak terlihat karena “tersembunyi”.
Ada bentuk vagina dengan bibir bagian dalam yang lebih menonjol ke luar hingga 2,5 cm. Artinya, labia minora lebih panjang dari labia mayora dan terlihat seperti ada tambahan lipatan pada bibir vagina.
Di sisi lain, ada juga bentuk vagina yang bibir luarnya lebih menonjol. Lipatan labia bahkan bisa tampak melewati garis celana dalam.
Small open lips adalah bentuk vagina dengan labia mayora sejajar dengan tulang kemaluan. Hanya ada sedikit celah yang memperlihatkan labia minora.
Bagian dalam bibir vagina juga bisa berbentuk tidak sama rata atau asmietris. Artinya, labia minora bisa lebih besar, lebih tebal, juga lebih panjang dibandingkan dengan sisi satunya.
Apabila lubang vagina lebih lebar di bagian atas, maka labia minora akan terlihat dengan jelas. Bentuknya seperti tapal kuda karena labia mayora menutup ke bawah.
Bentuk vagina berikutnya adalah labia minora yang lebih terlihat dibandingkan dengan labia mayora. Meski demikian, perbedaannya tidak terlalu mencolok.
Berbeda dengan prominent inner lips, bentuk vagina berikutnya justru labia mayoranya lebih terlihat. Konsekuensinya, kulit di salah satu bagian bibirnya cenderung lebih tebal atau lebih tipis.
Rata-rata, ukuran labia mayora kiri atau kanan adalah 12 cm dengan kedalaman 10 cm. Sementara untuk panjangnya, labia minora kiri dan kanan rata-rata 10 cm dengan lebar yang berbeda. Labia minora kiri dengan panjang 6,4 cm sementara labia minora kanan dengan lebar 7 cm.
Bentuk vagina seorang wanita akan terus berubah karena berbagai faktor, seperti: 
Salah satu contoh paling mudah adalah perubahan hormon yang dialami wanita ketika menstruasi. Berbeda dengan hari-hari biasanya, hormon estrogen saat haid lebih tinggi. Dengan demikian, jaringan vagina menjadi lebih tebal. Leher rahim pun juga mengalami perubahan selama haid terjadi.
Aktivitas bercinta dapat membuat bentuk vagina berubah. Sama seperti ereksi pada pria yang membuat penis mengeras akibat aliran darah, vagina pun bisa mengembang dan melebar saat mendapat rangsangan seksual.
Faktor perubahan hormon saat hamil dapat membuat warna vulva lebih gelap ketimbang biasanya. Menjelang trimester akhir kehamilan, jaringan dinding vagina juga semakin lentur karena mempersiapkan jalan lahir bagi bayi.
Sementara setelah melahirkan, bentuk vagina juga berubah menjadi lebih lebar. Biasanya, bentuk vagina akan kembali normal setelah periode 6 hingga 12 minggu.
Seiring dengan penuaan, dinding vagina tidak lagi sekuat sebelumnya. Selain itu, diameternya pun menjadi lebih lebar. Apalagi ditambah dengan masa menopause yang mengindikasikan penurunan hormon estrogen dalam tubuh. Konsekuensinya, dinding vagina pun menjadi tak sekuat dulu.
Secara anatomi, vagina punya beberapa bagian dengan fungsinya masing-masing. Anatomi vagina terdiri dari:
Bagian bukaan vagina disebut juga dengan vestibule vagina. Letaknya adalah di antara uretra dan anus. Bukaan vagina ini menjadi tempat darah haid keluar, tempat penis penetrasi saat bercinta, dan tempat jalan keluar bayi saat persalinan.
Di bagian dinding vagina, ada banyak lapisan dengan serat yang bersifat elastis. Permukaan di dinding vagina ini bisa meregang elastis sangat penting saat bercinta dan persalinan.
Selaput dara disebut juga dengan hymen , selaput tipis yang ada di lubang vagina. Rata-rata bentuknya adalah setengah lingkaran namun bisa bervariasi antara satu orang dan lainnya.
Karena bentuk vagina setiap wanita bisa berbeda-beda, maka hal ini tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan untuk menilai normal atau tidaknya vagina. Meski begitu, apabila Anda merasa ada yang salah dengan bentuk vagina, tentu tidak ada salahnya untuk mengonsultasikan hal tersebut pada dokter.
Kondisi yang biasanya menjadi ciri vagina yang tidak normal antara lain:
Apapun bentuk vagina Anda, kesehatan organ intim ini tentu tetap perlu dijaga. Selain agar senantiasa bersih, kebiasaan baik ini akan menurunkan risiko terjadinya penyakit di vagina. 
Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan vagina.
Bentuk dan anatomi vagina telah diciptakan oleh Tuhan sedemikian rupa sehingga bisa menjalankan fungsinya masing-masing dengan optimal. Bahkan vagina juga termasuk organ tubuh yang cerdas karena dapat membersihkan dirinya sendiri tanpa perlu sabun pembersih kewanitaan atau zat kimia lainnya.
Tak kalah penting adalah menjaga agar pH asam di sekitar vagina tetap terjaga. Tujuannya adalah bakteri tidak mendapat celah untuk berkembang biak dan menyebabkan jamur atau bakteri menginfeksi vagina .
WebMD.https://www.webmd.com/women/picture-of-the-vagina Diakses 24 Oktober 2019
Medical News Today.https://www.medicalnewstoday.com/articles/326210.php Diakses 24 Oktober 2019
NHS. https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/vagina-shapes-and-sizes/ Diakses 24 Oktober 2019
Kenhub. https://www.kenhub.com/en/library/anatomy/vagina Diakses pada 8 Juni 2020
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/1949237-overview Diakses pada 8 Juni 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/womens-health/in-depth/vagina/art-20046562 Diakses pada 22 Februari 2021
Pearly penile papules atau papula penis mutiara adalah benjolan-benjolan kecil yang bisa muncul di kepala penis pria. Benjolan ini tidak bernanah serta tidak menimbulkan rasa sakit. Papula penis mutiara juga bisa hilang sendiri seiring waktu.
Mikropenis adalah kondisi ketika ukuran penis pria berada di bawah rata-rata. Apa penyebab penyakit mikropenis dan bagaimana cara mengatasinya?
Untuk wanita berusia di atas 30 tahun, tes kesehatan wanita wajib dilakukan secara teratur. Tes kesehatan yang perlu dilakukan oleh wanita adalah penyakit jantung, pap smear, mammogram. kolonoskopi, dan pemeriksaan kulit.
Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.
© SehatQ, 2022 . All Rights Reserved

Submissive Bimbo
Ddf New Porno
Fucking Her At A Store Uncensored Torrent

Report Page