Aplikasi Hijau 

Aplikasi Hijau 

@skal9

MiChat adalah aplikasi chatting dan jejaring sosial yang dibuat oleh perusahaan MiChat Pte. Ltd. Aplikasi ini diluncurkan pada tahun 2018 dan terus berkembang menjadi salah satu aplikasi chatting yang populer di Indonesia. Namun, popularitas aplikasi MiChat juga disertai dengan kontroversi, di mana banyak pengguna aplikasi ini adalah pekerja seks komersial (PSK).

Ilustrasi MiChat by Mondes

Asal-usul aplikasi MiChat berawal dari Singapura, di mana perusahaan pembuatnya berbasis. MiChat didirikan oleh dua orang pengusaha Tionghoa asal Singapura, Sunny Hu dan Jason Li, yang sebelumnya bekerja di industri teknologi dan keuangan. 

Saat diluncurkan, MiChat menawarkan berbagai fitur seperti chatting, panggilan suara dan video, dan grup chatting. Namun, keunikan aplikasi ini adalah fitur "Discover", yang memungkinkan pengguna untuk menemukan teman baru dan berinteraksi dengan pengguna lain yang berada di sekitar mereka. Fitur ini sangat menarik bagi PSK, yang menggunakan aplikasi untuk mencari klien dan mempromosikan jasa seksual mereka.

Fenomena penggunaan MiChat oleh PSK di Indonesia telah menjadi topik kontroversial. Beberapa orang melihat aplikasi ini sebagai platform yang memberikan akses yang lebih mudah bagi PSK untuk mencari klien, sementara yang lain mempertanyakan tanggung jawab perusahaan dalam mengatasi penggunaan aplikasi ini oleh PSK. Pihak perusahaan telah membantah bahwa MiChat dirancang sebagai aplikasi yang digunakan untuk kegiatan perlendiran.

Namun, beberapa aktivis dan LSM mengkritik perusahaan atas kegagalan mereka dalam menangani penggunaan MiChat oleh PSK. Selain itu, beberapa LSM telah melakukan kampanye untuk menghapus aplikasi ini dari toko aplikasi online, sementara yang lain menyerukan kepada pemerintah Indonesia untuk melakukan tindakan terhadap aplikasi ini.

Referensi: Fatma Azzahra & Wedra Aprison. 'Aplikasi Michat Sebagai Media Prostitusi Online Dan Dampaknya Terhadap Pendidikan. December 2022. ANTHOR: Education and Learning Journal Volume 1 Nomor 6, 2022

Report Page