^^^^

^^^^

🐬 Keith Aspen, Kee-Kee.

“Tuan James, Nyonya Ruth, saya pamit pulang,” Berdiri seusai menghabiskan teh dan beberapa kudapan, saya menatap mereka penuh penghargaan. “Sungguh terima kasih atas seluruh kedermawanan kalian. Untuk berapa minggu ke depan, saya adalah tetangga baru kalian,”

“Lain kali apabila senggang, mari singgah kembali, Anak Muda,” Nyonya Ruth meminta sewaktu mengantar saya ke pintu pagar, “Rumah ini terbuka selalu. Ah, bawalah ini sebagai camilan malam, kalau tak keberatan,” Beliau menyodorkan keranjang rotan.

Report Page